Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Ekonom Kritik Ekonomi Indonesia yang Stagnan, Pemerintah Diminta Beralih ke Strategi Ekspor

Pasar Domestik Dinilai Belum Cukup

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
10 Agustus 2026
in Ekonomi, Headline, Nasional, News, Sorotan
0
Ekonom Kritik Ekonomi Indonesia yang Stagnan, Pemerintah Diminta Beralih ke Strategi Ekspor

Ilustrasi. [Dok Pelindo]

0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Ekonom senior sekaligus pendiri Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Prof. Didik Junaidi Rachbini, menyoroti arah kebijakan ekonomi Indonesia yang dinilainya masih terlalu berorientasi pada pasar domestik.

Menurut Didik, kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat pertumbuhan ekonomi nasional cenderung stagnan di kisaran 5 persen. Ia menilai pemerintah perlu mengubah orientasi kebijakan dengan memberikan perhatian lebih besar terhadap sektor luar negeri, terutama ekspor dan investasi asing.

Dalam keterangan tertulisnya pada Minggu (9/8/2026), Didik menyebut kebijakan ekonomi selama ini lebih banyak dikembangkan dengan pendekatan inward looking. Sementara potensi sektor eksternal belum dimanfaatkan secara optimal sebagai mesin pertumbuhan baru.

“Kelemahan, kekurangan, atau bahkan kesalahan kebijakan ekonomi terkait upaya meningkatkan pertumbuhan utamanya hanya satu, yakni mengabaikan sektor luar negeri,” ujar Didik.

Ia menilai berbagai kebijakan yang berfokus pada penguatan ekonomi domestik memang mampu menjaga pertumbuhan, tetapi belum cukup untuk mendorong Indonesia menuju tingkat pertumbuhan yang lebih tinggi.

Didik kemudian membandingkan kondisi Indonesia dengan Vietnam. Menurutnya, Vietnam mampu mencatat pertumbuhan ekonomi yang jauh lebih tinggi karena menerapkan kebijakan yang lebih terbuka terhadap sektor eksternal, termasuk dengan menarik investasi asing dan meningkatkan ekspor.

Vietnam disebut mampu mencatat pertumbuhan tahunan hingga 8,3 persen. Capaian tersebut, menurut Didik, menunjukkan pentingnya strategi ekonomi yang tidak hanya mengandalkan kekuatan pasar dalam negeri.

“Dengan kebijakan selama ini, tidak mungkin pertumbuhan ekonomi kita bisa menyamai Vietnam. Untuk menuju pertumbuhan 7–8 persen seperti Vietnam, perubahan orientasi kebijakan ekonomi dari inward looking menjadi outward looking mutlak harus dilakukan oleh pemerintah,” tegasnya.

Pasar Domestik Dinilai Belum Cukup

Didik mengakui Indonesia memiliki pasar domestik yang besar dan menjadi salah satu kekuatan utama perekonomian nasional. Namun, menurutnya, potensi tersebut tidak cukup jika ingin membangun industri nasional yang mampu bersaing di tingkat global.

Ketergantungan pada pasar dalam negeri dan eksploitasi sumber daya alam dinilai berisiko membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap berada pada level moderat.

Jika strategi tersebut tidak diubah, Didik memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan sulit bergerak jauh dari kisaran 5 persen. Bahkan, terdapat risiko pertumbuhan berada di bawah angka tersebut apabila menghadapi tekanan ekonomi global maupun domestik.

Karena itu, ia mendorong pemerintah melakukan perubahan kebijakan secara lebih terstruktur dengan memperkuat sektor yang berorientasi ekspor.

Ekspor dan Investasi Jadi Mesin Pertumbuhan

Menurut Didik, penguatan ekspor harus berjalan beriringan dengan peningkatan investasi asing. Pemerintah perlu menciptakan iklim usaha yang mampu menarik investor global sekaligus mendorong industri dalam negeri masuk ke rantai pasok internasional.

Strategi tersebut dinilai penting untuk mempercepat industrialisasi, memperluas lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, serta memperbesar kontribusi sektor eksternal terhadap perekonomian.

Didik menilai Indonesia tidak cukup hanya menjadi pasar bagi produk global. Indonesia juga perlu meningkatkan kapasitas sebagai produsen yang mampu menghasilkan barang dan jasa bernilai tambah tinggi untuk pasar internasional.

Perubahan orientasi tersebut juga dinilai dapat mengurangi ketergantungan terhadap ekspor komoditas mentah dan mendorong pengembangan industri pengolahan yang lebih kompetitif.

Target Pertumbuhan Tinggi Butuh Perubahan Strategi

Didik mengingatkan bahwa target pertumbuhan ekonomi 7–8 persen tidak akan mudah dicapai jika pemerintah tetap menggunakan pendekatan kebijakan yang sama.

Menurutnya, diperlukan perubahan strategi yang lebih mendasar agar Indonesia mampu memanfaatkan peluang perdagangan dan investasi global.

Penguatan pasar domestik tetap penting, tetapi harus ditempatkan sebagai bagian dari strategi ekonomi yang lebih luas. Sektor luar negeri perlu dijadikan salah satu mesin utama pertumbuhan, bukan sekadar pelengkap.

Ia menilai pengalaman Vietnam dapat menjadi salah satu pembelajaran bagi Indonesia. Negara tersebut dinilai mampu memanfaatkan investasi asing dan ekspor untuk mempercepat pertumbuhan sekaligus memperkuat posisi dalam rantai produksi global.

Tanpa perubahan orientasi kebijakan menuju pendekatan yang lebih outward looking, Didik memperkirakan target pertumbuhan ekonomi tinggi yang selama ini dicanangkan pemerintah akan sulit direalisasikan.

Menurutnya, Indonesia membutuhkan kebijakan ekonomi yang mampu menghubungkan kekuatan pasar domestik dengan peluang global agar pertumbuhan tidak berhenti di angka 5 persen, tetapi dapat meningkat secara berkelanjutan.

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: # Ekonomi Nasional# ekspor indonesiaDidik RachbiniindustrialisasiInvestasi asingpasar domestikpertumbuhan ekonomisektor luar negeri
Previous Post

Karhutla di Kobar Meluas, Petugas Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Next Post

Indonesia Bidik Peluang Perdagangan dan Investasi Lebih Besar Lewat BRICS

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Next Post
Indonesia Bidik Peluang Perdagangan dan Investasi Lebih Besar Lewat BRICS

Indonesia Bidik Peluang Perdagangan dan Investasi Lebih Besar Lewat BRICS

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
BKMT Punya Peran Besar Bagi Kehidupan di Masyarakat

BKMT Punya Peran Besar Bagi Kehidupan di Masyarakat

25 September 2026
Banyak PHK di Tengah Pandemi, Pengamat: Opsi Terakhir Bisnis Bertahan Hidup

53.490 Tenaga Kerja Laporkan Terkena PHK hingga Agustus 2026

25 September 2026
Pemerintah Siapkan Insentif PPh 21 untuk Pekerja Industri Furnitur

Pemerintah Siapkan Insentif PPh 21 untuk Pekerja Industri Furnitur

25 September 2026
Ombudsman Temukan Fasilitas Mewah di Area Lapas Cibinong

Ombudsman Temukan Fasilitas Mewah di Area Lapas Cibinong

25 September 2026

Recent News

BKMT Punya Peran Besar Bagi Kehidupan di Masyarakat

BKMT Punya Peran Besar Bagi Kehidupan di Masyarakat

25 September 2026
Banyak PHK di Tengah Pandemi, Pengamat: Opsi Terakhir Bisnis Bertahan Hidup

53.490 Tenaga Kerja Laporkan Terkena PHK hingga Agustus 2026

25 September 2026
Pemerintah Siapkan Insentif PPh 21 untuk Pekerja Industri Furnitur

Pemerintah Siapkan Insentif PPh 21 untuk Pekerja Industri Furnitur

25 September 2026
Ombudsman Temukan Fasilitas Mewah di Area Lapas Cibinong

Ombudsman Temukan Fasilitas Mewah di Area Lapas Cibinong

25 September 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development