Pemkot Pontianak Salurkan Bantuan Material Seng untuk Korban Puting Beliung

  • Bagikan
banner 468x60

triggernetmedia.com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyerahkan bantuan material berupa seng secara simbolis bagi warga yang rumahnya terdampak bencana angin puting beliung di Perumnas IV Kelurahan Saigon Kecamatan Pontianak Timur, Kamis (15/8).

“Bantuan material berupa seng ini kita salurkan sebanyak 811 keping bagi 53 rumah warga korban angin puting beliung. Dari sejumlah rumah warga ini memang sebagian besar atap sengnya terlepas,” ujar Edi.

Menurut Edi, umumnya perumahan tipe 21 tersebut menggunakan kayu kelas tiga seperti kasau dan reng serta genteng metal sehingga dengan mudah terlepas dari rangkanya.

Apalagi usia kayu yang sudah lapuk dan dimakan rayap.

“Kita berikan bantuan ini, nanti masyarakat membangun sendiri atap rumahnya masing-masing,” jelasnya.

Edi menyarankan warga memperkuat konstruksi atapnya, kuda-kuda kayunya minimal menggunakan kayu kelas dua sehingga ketika terjadi bencana serupa, atap tidak tersapu angin karena konstruksinya kokoh.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa tetapi kita harus siap karena kuatir papan jatuhan seng menimpa. Ada 12 rumah yang paling parah kerusakan atapnya,” katanya.

Baca juga  12 Sekolah di Pontianak Siap Selenggarakan Pembelajaran Tatap Muka

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak, Saptiko menjelaskan, dari hasil pendataan pihak Kelurahan Saigon, terdapat 53 rumah warga yang menjadi korban angin puting beliung.

Dari 53 rumah, 12 diantaranya rusak parah terutama bagian atap, 20 rumah rusak sedang dan sisanya kerusakan ringan.

“Rumah yang parah kerusakannya semua atapnya terangkat oleh pusaran angin puting beliung,” ungkapnya.

BPBD Kota Pontianak, lanjutnya, sementara hanya memberikan bantuan seng untuk segera digunakan masyarakat agar atapnya normal kembali.
Memasuki cuaca ekstrem seperti ini, terutama angin puting beliung, memang diakui Saptiko tidak bisa diprediksi. Apalagi wilayah terjadinya bencana terbuka tanpa ada pepohonan yang tinggi.

 

“Adanya pohon bisa mengurangi angin sebab daerah yang sering terjadi puting beliung adalah daerah yang tidak memiliki pepohonan tinggi,” sebutnya.

Baca juga  Wali Kota Pontianak Tetapkan Covid-19 dalam Status KLB

Ia berharap masyarakat bisa menanam pohon sehingga pohon yang tinggi itu bisa menahan angin. Selain itu, membangun rumah juga harus memperhatikan konstruksi rangka atapnya.

“Terutama rumah yang menggunakan rangka baja ringan sangat rawan terhadap puting beliung,” jelas Saptiko.

Sementara itu, Lurah Saigon, Yuspriati menuturkan, rerata rumah yang terkena musibah angin puting beliung ini masih ditempati dan tidak ada yang mengungsi.

“Sementara ini mereka menutupi atap rumahnya dengan terpal bantuan dari Dinas Sosial Kota Pontianak. Setelah menerima bantuan seng dari BPBD Kota Pontianak ini, warga akan segera memasang atapnya masing-masing,” terangnya.

Ia menambahkan, total keseluruhan bantuan seng yang diserahkan kepada 53 rumah warga ini adalah 811 keping.

“Masing-masing warga menerima bantuan seng ini sesuai dengan tingkat kerusakan atapnya,” pungkasnya.

Jim I Ariz

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *