Elpiji 3 Kg di Bengkayang Minim, Warga Rela Mengantre

Trigger Netmedia - 19 Desember 2018
Elpiji 3 Kg di Bengkayang Minim, Warga Rela Mengantre
 - ()

BENGKAYANG (triggernetmedia.com) – Ratusan warga antrean elpiji tiga kilogram dalam operasi pasar yang dilakukan PT. Agen Pertamina Hewil Karya Rika.

Operasi pasar jelang natal dan tahun baru itu dilakukan di depan pos lantas, taman kota Bengkayang, Kecamatan Bengkayang Kabupaten Bengkayang, Rabu (19/12).

Pihak penyalur gas bersubsidi itu mengatakan operasi pasar menyiapkan 1 (satu) LO atau sebanyak 560 tabung gas.

“Jatah gas subsidi masing-masing warga diberi dua tabung saja. Dan warga hanya membayar per tabungnya16.500 rupiah sesuai HET,” kata Penyalur Elpiji PT. Agen Pertamina Hewil Karya Tika, Viki.

Operasi pasar gas subsidi itu direncanakan untuk digelar kembali. Namun masih harus menunggu keputusan dari pihak PT. Pertamina.

Baca juga  Polisi amankan 4 Ton pangan Ilegal Malaysia

Yati warga Rangkang, Bengkayang kota
mengaku senang. Dirinya terbantu dengan adanya operasi pasar yang menjual harga gas subsidi dengan harga terjangkau. Yati mengaku biasanya sulit mendapatkan gas subsidi. Kalau pun ada harga terbilang mahal.

“Adanya operasi pasar ini tentu kita senang. Yang penting pasokan gas ada, dan bisa didapat dengan harga murah, pula” ucap Yati.

Anggota DPRD Kabupaten Bengkayang, Eddy prihatin atas kondisi yang terjadi. Menurutnya pasokan gas subsidi yang kurang hingga menyebabkan kelangkaan gas kerap menyulitkan masyarakat. Apalagi kondisi itu terjadi pada setiap menjelang hari raya.

Baca juga  Peringati Hari "Oeang", Bea Cukai Gelar Baksos Donor Darah

“Kondisi seperti itu tentu memprihatinkan, namun harus dianalisis lebih jauh, mengapa sampai terjadi kekurangan pasokan bahan bakar gas. Kita meminta pihak yang berwenang, dalam hal ini Dinas terkait agar melakukan inspeksi terhadap kekurangan pasokan tersebut,” ujarnya.

Eddy mengatakan selama ini yang kerap terjadi di daerah adalah kekurangan pasokan Bahan Bakar Gas (BBG) bersubsidi 3 kg, yang seharusnya di peruntukannya untuk masyarakat yang kurang mampu. Namun, faktanya justru gas subsidi 3 kg itu banyak dipergunakan warga yang mampu.

“Ini yang perlu jadi perhatian kita bersama, dan penting untuk dievaluasi,” kata dia.

Pewarta : Doe
Editor : Dhesta

Tinggalkan Komentar

Streaming

Close Ads X