Guru Ngaji dan Petugas Fardhu Kifayah di KKR Terima Insentif

Trigger Netmedia - 7 Desember 2018
Guru Ngaji dan Petugas Fardhu Kifayah di KKR Terima Insentif
 - ()

KUBU RAYA (triggernetmedia.com) – Sebanyak 1.067 orang guru mengaji dan petugas fardhu kifayah dari seluruh wilayah Kabupaten Kubu Raya menerima insentif. Penerima insentif itu diantaranya 584 orang guru mengaji dan 483 petugas fardhu kifayah.

“Mereka menerima insentif setelah sebelumnya memenuhi syarat yang ditetapkan pemerintah daerah. Saya meminta para guru ngaji agar terus giat dalam mendidik anak-anak Kubu Raya dalam mengaji dan mengenal Quran sejak dini. Sehingga pondasi keimanan dan keagamaan seluruh generasi ke depannya semakin berkualitas. Demikian juga dengan para petugas fardhu kifayah, agar terus melakukan tugas dan pengabdian dalam melayani masyarakat dengan tulus dan ikhlas,” kata bupati Rusman Ali, Jum’at (7/12).

Rusman Ali mengatakan program insentif guru ngaji dan petugas fardhu kifayah di Kabupaten Kubu Raya diadakannya sebagai bentuk penghargaan terhadap para guru mengaji yang telah membaktikan diri mengajarkan Alquran kepada anak-anak.

Menurutnya, insentif yang diberikan adalah insentif tahap kedua di tahun 2018.

“Ini adalah bentuk penghargaan kita terhadap mereka yang terus-menerus mengabdikan dirinya menjadi guru ngaji dan fardhu kifayah di tengah masyarakat,” ujarnya.

Program yang digagasnya itu adalah bentuk kepedulian terhadap para guru mengaji dan petugas fardhu kifayah yang sebelumnya tidak tersentuh bantuan pemerintah daerah. Karena itu, sejak ia menjabat Bupati Kubu Raya, program tersebut segera digelar.

Baca juga  Yonathan Berhasil Pikat 2 Coach di Ajang TVI

“Semoga memberikan manfaat bagi mereka yang terus mengabdikan dirinya dengan iklhlas mendidik dan mengenalkan Quran kepada anak-anak kita sejak dini,” harapnya.

Rusman Ali menyebut peran guru mengaji sangat penting dan sentral dalam menyiapkan anak-anak yang bermoral baik. Itu sebabnya ia memberikan perhatian khusus terhadap kesejahteraan para guru mengaji dan petugas fardhu kifayah di Kabupaten Kubu Raya.

Isentif guru ngaji dan fardhu kifayah diberikan dua tahap dalam satu tahun. Masing-masing guru ngaji menerima, 1.750.000,-/enam bulan.

“kita juga berharap agar ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya kesejahteraan keluarga dari guru-guru ngaji dan fardhu kifayah. Sebab program ini kita lakukan tujuannya adalah agar mereka yang selama ini mengabdikan dirinya mengajar anak-anak kita mengaji dan memandikan jenazah dapat meningkat kesejahteraannya,’’ ucap Rusman Ali.

Rusman Ali ingin agar program tersebut ke depannya dapat terus dilanjutkan. Ia menerangkan hingga tahun 2019, dirinya sudah menganggarkan ke dalam APBD Kabupaten Kubu Raya.

Sementara, salah seorang petugas fardhu kifayah dari Kecamatan Sungai Raya, M. Yunus, bersyukur dan berterima kasih kepada Bupati Rusman Ali yang telah membuat program insentif petugas fardhu kifayah dan guru mengaji di Kabupaten Kubu Raya. Yunus mengaku selama dirinya bertugas sebagai petugas fardhu kifayah, baru Rusman Ali bupati yang memiliki kepedulian terhadap kesejahteraan petugas fardhu kifayah dan guru mengaji.

Baca juga  Pemain Persija Optimistis Timnas U-19 Bakal Lolos Fase Grup Piala Asia

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih memiliki pemimpin seperti Rusman Ali, yang memiliki kepedulian terhadap kami, petugas fardhu kifayah dan guru ngaji di Kubu Raya. Sepanjang perjalanan kami, saat ini usia saya sudah 50 tahun lebih, baru ketemu pemimpin yang memiliki kepedulian terhadap kesejahteraan kami. Semoga Allah Taala selalu menjaga dan melindungi beliau,” ujar Yunus.

Yunus megungkapkan kesedihannya yang mendalam terkait Rusman Ali akan segera mengakhiri masa tugas dan pengabdiannya sebagai Bupati Kubu Raya. Yunus bersama teman-temannya mengaku tidak bisa membayangkan kelanjutan program tersebut ke depannya.

“Kami hari ini sangat sedih, mengingat pemimpin yang sangat peduli kepada nasib kami dan kesejahteraan kami, beliau akan mengakhiri masa tugas dan jabatannya sebagai bupati, hanya kurang lebih dua bulan kedepan. Kendati untuk tahun 2019 beliau sudah anggarkan, akan tetapi setelahnya bagaimana,” ucap Yusuf.

Pewarta : Rio / Humas Pemkab. Kubu Raya
Editor : Arizbroadcaster

Tinggalkan Komentar

Streaming

Close Ads X