banner 468x60 banner 468x60

Pengadaan Barang/Jasa di Kubu Raya Wajib Terbuka

Trigger Netmedia - 5 Desember 2018
Pengadaan Barang/Jasa di Kubu Raya Wajib Terbuka
 - ()

KUBU RAYA (triggetndtmedia.com) – Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya, Odang Prasetyo menyatakan pemerintah komit melaksanakan pengadaan barang/jasa sesuai prinsip-prinsip pengadaan yang efisien, efektif, transparan, adil, dan akuntabel.

“Hal tersebut ditunjukkan dengan terbitnya Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang diikuti dengan sejumlah aturan teknis berikutnya,” tegas Penjabat Sekretaris Daerah Odang Prasetyo saat membuka kegiatan sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan Aplikasi SPSE Versi 4.3 di Gardenia Resort Kubu Raya, Rabu (5/11).

Dengan mengacu kepada peraturan perundang-undangan tersebut, sebut Odang, akan dapat menghasilkan barang/jasa yang tepat dari setiap anggaran yang dibelanjakan diukur dari aspek kualitas, jumlah, waktu, biaya, lokasi, dan penyedia.

Pemerintah daerah mempunyai tanggung jawab berat dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui program kegiatan yang ada di setiap Organisasi Perangkat Daerah. Pelaksanaan program tersebut, harus melalui sejumlah tahapan. Mulai dari perencanaan, penganggaran, dan pengadaan barang/jasa. Pelaksanaan kesemua hal tersebut wajib berpedoman kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Sehingga akan didapatkan hasil pembangunan yang berkualitas dan dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat,” ujar Odang Prasetyo.

Lebih lanjut, Kata Odang, pengadaan barang/jasa bukan semata terkait proses untuk mendapatkan penyedia barang/jasa. Namun, harus dimaknai secara luas bahwa dalam pengadaan barang/jasa terdapat peran penting dan strategis dari pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan nasional demi pelayanan publik dan pengembangan perekonomian nasional dan daerah.

“Pengadaan barang/jasa juga berkontribusi dalam peningkatan penggunaan produksi dalam negeri, peningkatan peran usaha mikro, usaha kecil, dan usaha menengah serta pembangunan berkelanjutan,” ucapnya.

Para peserta diminta mengikuti sosialisasi secara serius. Sehingga nantinya ilmu yang didapat bisa diaplikasikan pada seluruh kegiatan Organisasi Perangkat Daerah masing-masing.

“Ikuti dengan sungguh-sungguh materi yang disampaikan narasumber agar dapat diaplikasikan dalam rangka pelaksanaan program/kegiatannya dengan baik dan terhindar dari permasalahan hukum,” pesannya.

Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Kubu Raya, Darwinsyah, mengungkapkan peserta sosialisasi berasal dari 36 Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.

Peserta berasal dari unsur pokja pemilihan barang/jasa, pejabat pengadaan barang/jasa, pejabat pembuat komitmen, panitia penerima hasil pekerjaan barang/jasa, dan Layanan Pengadaan Secara Elektronik atau LPSE.

”Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas pelaku pengadaan barang/jasa pemerintah. Tujuannya agar pelaku pengadaan barang/jasa pemerintah dapat memahami Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan memahami aplikasi sistem pengadaan secara elektronik versi 4.3,” jelasnya.

Pewarta : Rio / Humas Pemkab. Kubu Raya
Editor : Arizbroadcaster

Tinggalkan Komentar

Terkini

Bertemu Petinggi Uni Eropa, Menko Airlangga Bahas Kerja Sama Perubahan Iklim

Bertemu Petinggi Uni Eropa, Menko Airlangga Bahas Kerja Sama Perubahan Iklim

Headline   Internasional   lingkungan   Maritim   News   Sorotan   Sospolhukam
Jokowi Minta BUMN Kronis Ditutup, DPR Minta Erick Tohir Lakukan Pembenahan

Jokowi Minta BUMN Kronis Ditutup, DPR Minta Erick Tohir Lakukan Pembenahan

Bisnis   Ekonomi   Headline   Nasional   News   Parlementaria   Sorotan   Sospolhukam
Wapres Ma’ruf Amin Minta Warga NU Jadi Penggerak Ekonomi Umat

Wapres Ma’ruf Amin Minta Warga NU Jadi Penggerak Ekonomi Umat

Ekonomi   Headline   Kesra   Nasional   News   Sorotan
Soal Korban Pinjol Ilegal, Mahfud MD: Lapor Polisi Dan Tak Usah Bayar Utang!

Soal Korban Pinjol Ilegal, Mahfud MD: Lapor Polisi Dan Tak Usah Bayar Utang!

Ekonomi   Fintech   Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Sempat Hilang, KPK Amankan Bupati Kuansing Lewat Bantuan Keluarga

Sempat Hilang, KPK Amankan Bupati Kuansing Lewat Bantuan Keluarga

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Demi Dapat Sinyal, Guru NTT Sampai Panggul Muridnya untuk Laksanakan ANBK

Demi Dapat Sinyal, Guru NTT Sampai Panggul Muridnya untuk Laksanakan ANBK

Headline   Nasional   News   Pendidikan   Sorotan   Technology
Menkominfo Gandeng Google dan Apple untuk Saring Pinjol Ilegal Beroperasi

Menkominfo Gandeng Google dan Apple untuk Saring Pinjol Ilegal Beroperasi

Bisnis   Fintech   Headline   IT   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Abaikan Mendagri, Kemenhub: Penerbangan Jawa-Bali Masih Bisa dengan Tes Antigen

Abaikan Mendagri, Kemenhub: Penerbangan Jawa-Bali Masih Bisa dengan Tes Antigen

Bisnis   Headline   Kesehatan   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam
Megawati: Polri Jangan Hanya Mikirin Karir Tapi Lupa Rakyat

Megawati: Polri Jangan Hanya Mikirin Karir Tapi Lupa Rakyat

Headline   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam
Media Inggris Ungkap Fakta Baru Tragedi 1965, Amnesty: Buka Kembali Kasusnya

Media Inggris Ungkap Fakta Baru Tragedi 1965, Amnesty: Buka Kembali Kasusnya

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com