banner 468x60 banner 468x60

Penasehat Hukum Isa Anshari Akan Sampaikan Eksepsi Dakwaan JPU

Trigger Netmedia - 5 Desember 2018
Penasehat Hukum Isa Anshari Akan Sampaikan Eksepsi Dakwaan JPU
 - ()

KETAPANG (triggernetmedia.com) – Pengadilan Negeri (PN) Ketapang menggelar sidang perdana kasus ujaran kebencian terhadap terdakwa Ketua Front Perjuangan Rakyat Ketapang (FPRK), Isa Anshari. Namun, sidang yang beragendakan pembacaan dakwaan itu akan dilanjutkan pada tanggal 11 Desember 2018. Sebab, penasehat hukum terdakwa menyampaikan Eksepsi atau keberatan atas dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Pantauan jurnalis triggernermedia.com di lapangan, suasana di PN Ketapang tidak seperti biasa, ratusan aparat keamanan gabungan mulai dari Polres, Kodim, Brimob melakukan penjagaan.

Beberapa kendaraan pengamanan dari kepolisian hingga satu unit water canon dari kepolisian terparkir didepan PN Ketapang. Bahkan, belasan warga yang memasuki kantor PN Ketapang diperiksa menggunakan metal detector.

Sidang kasus Isa Anshari dimulai sekira pukul 09.25 WIB, dan berakhir pada pukul 09.45 WIB. Sidang kasus ujaran Kebencian itu dipimpin majelis hakim, dengan hskim ketua Iwan Wardhana, yang juga Ketua Pengadilan Negeri Ketapang, dan hakim Anggota Ersin dan Hendra.

Kasi Pidum Kejaksaan Negeri (Kejari) Ketapang, Rudy Astanto mengatakan sidang perdana kasus Isa Anshari beragendakan pembacaan dakwaan terhadap terdakwa. Dikatakan, dalam sidang tersebut penasehat hukum terdakwa menyampaikan Eksepsi atau keberatan atas dakwaan yang disampaikan terhadap terdakwa Isa Anshari.

Baca juga  Pembangunan Masjid At-Taqwa Mempawah Dirampungkan Secara Amaliyah

“Dakwaannya mengenai ujaran kebencian serta Pasal 45 Huruf a dan Pasal 45 UU ITE,” kata Kasi Pidum Kejari Ketapang, Rudy Astanto, Rabu (5/12).

Menurut Kasi Pidum Kejari Ketapang, Rudy Astanto, penasehat hukum terdakwa melakukan Eksepsi atau keberatan, dan akan disampaikan secara tertulis pada sidang lanjutan Selasa (11/12).

“Alhamdulillah sidang tadi berjalan aman dan kondusif. Kita pastikan kita bekerja profesional dan tanpa tekanan dari pihak manapun,” tegasnya.

Sementara, Penasehat Hukum Terdakwa Isa Anshari, Syarif Kurniawan mengatakan, Eksepsi yang dilakukan karena pihaknya merasa bahwa Pasal dakwaan terhadap Isa Anshari dianggap kurang tepat atau tidak layak dimasukkan dalam dakwaan. Terlebih ada dakwaan yang dinilai bukan sifatnya subsider melainkan hanya alternatif.

“Jadi kita beranggapan bahwa JPU masih ragu terhadap pasal mana yang tepat dituntutkan atau didakwakan terhadap klien kami,” ujar Syarif Kurniawan.

Kuasa Hukum Isa Anshari, Syarif Kurniawan berharap, aparat penegak hukum dapat mengkedepankan penegakan hukum yang adil, dan nantinya jika berdasarkan fakta persidangan tidak sesuai pasal yang didakwakan, maka diharapkan majelis hakim dapat menilai secara objektif dalam memutuskan kasus ini kedepannya.

“Kami akan siapkan eksepsi yang akan kami sampaikan Selasa 11 Desember 2018 mendatang,” ucap Syarif Kurniawan.

Baca juga  Bahas Penanganan Covid-19, Jokowi Ikut KTT Luar Biasa Virtual G20 Besok

Terkait pengamanan yang dilakukan aparat, Kuasa Hukum Isa Anshari, Syarif Kurniawan menilai pengamanan terkesan seperti pengamanan untuk situasi perang, bukan pengamanan dalam sidang sebuah kasus hukum.

“Pengamanan terkesan berlebihan dalam kasus ini, apalagi klien kami seorang tokoh masyarakat yang baik, disayangi masyarakat, beliau bukan teroris, bukan ahli maksiat atau bukan tokoh masyarakat yang dalam tanda kutip, sehingga tak seharusnya pengamanan dilakukan berlebihan,” sesalnya.

Meski demikian, Syarif Kurniawan mempersilahkan aparat kepolisian sesuai kewenangannya untuk melakukan pengamanan persidangan di PN Ketapang. namun, jangan diharapkan pula jangan sampai terkesan berlebihan.

“Apalagi buktinya masyarakat yang datang tidak ramai dan semua teratur, tidak ada yang anarkis atau arogansi, ini terbanding terbalik dengan pengamanan hingga ratusan orang,” sebutnya.

Kapolres ketapang AKBP Yuri Hidayat menegaskan pihaknya bekerja secara profesional dalam membackup pengamanan, agar kamtibmas terkait persidangan kasus Isa Anshari berjalan lancar di PN Ketapang.

Dikatakan, dalam pengamanan sidang tersebut pihaknya menurunkan 250 Personil gabungan Polri dan TNI.

“Kita tempatkan personil di Kantor Pengadilan Negri ketapang untuk menberikan pengaman jalanya sidang. Kita berharap sidang tersebut tetap lancar dan aman hingga selesai putusan,” tegas Kapolres.

Pewarta : Jhon
Editor : Arizbroadcaster

banner 468x60

Tinggalkan Komentar

Terkini

Bukber dengan Menteri Sandiaga Uno, Wali Kota Pontianak Beberkan Sejumlah Potensi Wisata

Bukber dengan Menteri Sandiaga Uno, Wali Kota Pontianak Beberkan Sejumlah Potensi Wisata

Headline   Kilas Kalbar   Nasional   News   Pesona Nusantara
Satgas Covid-19 Sebut Kasus Virus Corona Naik Hingga 14 Persen

Satgas Covid-19 Sebut Kasus Virus Corona Naik Hingga 14 Persen

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan
Kepala BNPB Minta Ceramah Ramadhan Sisipkan Materi Covid-19

Kepala BNPB Minta Ceramah Ramadhan Sisipkan Materi Covid-19

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Mendagri Minta SDM Asal Papua Tak Melulu Diarahkan Jadi Pegawai Negeri

Mendagri Minta SDM Asal Papua Tak Melulu Diarahkan Jadi Pegawai Negeri

ASN   Headline   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam
Kurangi Emisi, Pemerintah Targetkan Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan 2035

Kurangi Emisi, Pemerintah Targetkan Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan 2035

Energi   Headline   Nasional   News   Technology
Menristek Sebut Lima Prioritas Riset Nasional Energi Baru dan Terbarukan

Menristek Sebut Lima Prioritas Riset Nasional Energi Baru dan Terbarukan

Energi   Headline   Nasional   News   Sorotan   Technology
Harga Mati UEFA: Main di ESL, Pemain Tak Boleh Tampil di Piala Dunia 2022

Harga Mati UEFA: Main di ESL, Pemain Tak Boleh Tampil di Piala Dunia 2022

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sorotan   Sport   Superliga
Ikuti Jejak Yamaha dan Honda, Suzuki Perpanjang Kontrak di MotoGP

Ikuti Jejak Yamaha dan Honda, Suzuki Perpanjang Kontrak di MotoGP

Headline   Internasional   Kabar Arena   News   Otomotif   Sport
Lima Wanita Dibunuh dalam Seminggu, PM Swedia Ingatkan Femicide Meningkat

Lima Wanita Dibunuh dalam Seminggu, PM Swedia Ingatkan Femicide Meningkat

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Terungkap, Rahasia Air Zamzam Tak Pernah Habis Meski Berusia 4000 Tahun

Terungkap, Rahasia Air Zamzam Tak Pernah Habis Meski Berusia 4000 Tahun

Headline   Internasional   Maritim   News   Serba-serbi   Sorotan

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com

Close Ads X