banner 468x60 banner 468x60

Sosialisasi Saber Pungli Cegah Praktik Pungli di Ketapang

Trigger Netmedia - 12 November 2018
Sosialisasi Saber Pungli Cegah Praktik Pungli di Ketapang
 - ()

KETAPANG (triggernetmedia.com) – Polres Ketapang bersama Pemerintah Kabupaten Ketapang sosialisasikan Sapu Bersih Pungutan Liar. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Utama Sekretariat Daerah.

“Kegiatan ini untuk memberikan pemahaman yang baik bagi stakeholder tentang saber pungli, sehingga semakin luas juga informasi yang disampaikan kepada masyarakat agar praktek prakter pemungutan liar yang masih ada saat ini bisa dicegah bahkan diberantas” ungkap asisten satu bidang Pemerintahan Pemkab. Ketapang, Donatus Franseda, Senin (12/11).

Donatus Franseda mengatakan berdasarkan Peraturan Presiden nomor 87 tahun 2016. Dirinya menegaskan pungli adalah praktek pengenaan biaya diluar dari peraturan yang telah ditetapkan.

“Praktek-praktek yang terjadi selama ini dampaknya telah merusak sendi sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, sehingga perlu diberantas hingga tuntas,” tegasnya.

Sementara, Kasi Datun Kejari Ketapang, Monita, memaparkan tentang beberapa Penyebab Pungli. Antara lain ketidakpastian pelayanan sebagai akibat adanya prosedur pelayanan yang panjang, penyalahgunaan wewenang, jabatan, kewenangan yang ada atau melekat pada seseorang, faktor ekonomi, dengan dalil penghasilan yang tidak mencukupi kebutuhan hidup.

“Faktor kultural dan budaya organisasi yang menyebabkan pungli dianggap hal yang biasa, dan terbatasnya sumberdaya manusia, serta lemahnya sistem kontrol dan pengawasan oleh atasan,” sebut Moneta.

Baca juga  Bank Dunia Ramal Ekonomi RI Minus 2 Persen, Ini Kata Kemenkeu

Waka Polres Ketapang, Kompol Pulung Wietono, S.I.K yang juga Ketua tim Saber Pungli Kabupaten Ketapang, menegaskan arti pungli, tentang kriteria pungli, asas pelayanan publik, tujuan pelayanan publik, Dampak Pungli serta tentang Landasan Hukum. Dikatakan, pungli adalah pengenaan biaya atau pungutan ditempat, yang seharusnya tidak ada biaya-biaya yang dikenakan atau dipungut dilokasi atau pada kegiatan tersebut tidak sesuai ketentuan.

“Kegiatan memungut biaya atau meminta uang secara paksa oleh seseorang kepada pihak lain dan hal tersebut merupakan sebuah praktek kejahatan atau perbuatan pidana” sebut Kompol Pulung Wietono.

Beberapa dampak serta bahaya pungli kata Kompol Pulung Soetomo, antara lain rusaknya tatanan masyarakat, menciptakan masalah sosial dan kesenjangan sosial, menghambat pembangunan, serta menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat kepada pemerintah.

“Perlu diketahui bahwa landasan hukum kegiatan saber pungli ini antara lain pasal 2 UU no 11 tahun 1980 tentang pemberian suap di Pidana 5 Tahun dan denda Rp.15 juta, pasal 3 UU nomor 11 tahun 1980 tentang penerima suap di pidana 3 tahun, pasal 368 KUHP tentang pemerasan, pasal 5 ayat 1 UU 31 tahun 1999 dan UU 20 tahun 2001 tentang memberikan suap atau menjanjikan hadiah pada pegawai negeri / penyelenggara negara, pasal 12 (a), 12 (b) UU 31 tahun 1999 dan UU 20 tahun 2001 tentwng pegawai negeri atau penyelenggara negara menerima hadiah atau janji untuk berbuat sesuatu, pasal 12 (e) UU 31 tahun 1999 serta UU 20 tahun 2001 tentang Pegawai Negeri atau penyelenggara negara melakukan pemerasan,” jelasnya.

Baca juga  Orang Kaya Raya di Dunia Paling Banyak di Beijing Selama Setahun Pandemi

Sosialisasi Sabet Pungli diwarnai sesi tanya jawab antara para peserta sosialisasi saber pungli kepada narasumber. Turut hadir dalam sosialisasi tersebut kasi Pidsus Kejari Ketapang, L. Kanter, Kasi Hubungan Hukum BPN, Kepala UPTPPDWKTP Ketapang, Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang, Inspektorat Kabupaten Ketapang, Setda Ketapang, Bapeda, Kabid Pelayanan DPMPTSP, Kabid Informasi dan Kedudukan, Kasi Linmas Satpol PP, Plt. Kabid SDA DPUTR, Kepala Desa / Lurah, Sekcam Delta Pawan dan Benua Kayong, Kepala Sekolah SD/SMP/SMA di Kabupaten Ketapang.

Pewarta : Jhon
Editor : Arizbroadcaster

banner 468x60

Tinggalkan Komentar

Terkini

Bukber dengan Menteri Sandiaga Uno, Wali Kota Pontianak Beberkan Sejumlah Potensi Wisata

Bukber dengan Menteri Sandiaga Uno, Wali Kota Pontianak Beberkan Sejumlah Potensi Wisata

Headline   Kilas Kalbar   Nasional   News   Pesona Nusantara
Satgas Covid-19 Sebut Kasus Virus Corona Naik Hingga 14 Persen

Satgas Covid-19 Sebut Kasus Virus Corona Naik Hingga 14 Persen

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan
Kepala BNPB Minta Ceramah Ramadhan Sisipkan Materi Covid-19

Kepala BNPB Minta Ceramah Ramadhan Sisipkan Materi Covid-19

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Mendagri Minta SDM Asal Papua Tak Melulu Diarahkan Jadi Pegawai Negeri

Mendagri Minta SDM Asal Papua Tak Melulu Diarahkan Jadi Pegawai Negeri

ASN   Headline   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam
Kurangi Emisi, Pemerintah Targetkan Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan 2035

Kurangi Emisi, Pemerintah Targetkan Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan 2035

Energi   Headline   Nasional   News   Technology
Menristek Sebut Lima Prioritas Riset Nasional Energi Baru dan Terbarukan

Menristek Sebut Lima Prioritas Riset Nasional Energi Baru dan Terbarukan

Energi   Headline   Nasional   News   Sorotan   Technology
Harga Mati UEFA: Main di ESL, Pemain Tak Boleh Tampil di Piala Dunia 2022

Harga Mati UEFA: Main di ESL, Pemain Tak Boleh Tampil di Piala Dunia 2022

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sorotan   Sport   Superliga
Ikuti Jejak Yamaha dan Honda, Suzuki Perpanjang Kontrak di MotoGP

Ikuti Jejak Yamaha dan Honda, Suzuki Perpanjang Kontrak di MotoGP

Headline   Internasional   Kabar Arena   News   Otomotif   Sport
Lima Wanita Dibunuh dalam Seminggu, PM Swedia Ingatkan Femicide Meningkat

Lima Wanita Dibunuh dalam Seminggu, PM Swedia Ingatkan Femicide Meningkat

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Terungkap, Rahasia Air Zamzam Tak Pernah Habis Meski Berusia 4000 Tahun

Terungkap, Rahasia Air Zamzam Tak Pernah Habis Meski Berusia 4000 Tahun

Headline   Internasional   Maritim   News   Serba-serbi   Sorotan

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com

Close Ads X