banner 468x60 banner 468x60

Setelah Paytren Jalan, Yusuf Mansur Ingin Beli Unicorn dan Bank

Trigger Netmedia - 4 Oktober 2018
Setelah Paytren Jalan, Yusuf Mansur Ingin Beli Unicorn dan Bank
 - ()

TEMPO.COJakarta – Pendiri layanan uang elektronik (e-money) Paytren Yusuf Mansur bertekad akan membeli bank lagi dan unicorn (sebutan untuk perusahaan startup yang nilainya di atas 1 miliar dolar Amerika Serikat). Tekad itu disampaikan saat peluncuran e-money Paytren di Pesantren Daarul Qur’an di Tangerang, Jumat 1 Juni 2018. Peluncuran itu dihadiri 11 menteri dan pejabat setingkat menteri.

“Insya Allah, kami siap beli-beli (startup) unicorn. Kami juga siap membeli 15 bank dalam kurang dari tiga tahun,” kata Yusuf Mansur. “Dan itu bukan hal muskil.”

Paytren, memang telah membuka jalan untuk pengumpulan dana dari masyarakat (crowdfunding). Paytren, kata Yusuf Mansur, punya potensi mengelola dana sebesar Rp 30 triliun sebulan.

“Itu bukan hal mustahil karena sebelum layanan kami dihentikan oleh Bank Indonesia, Paytren telah mengola Rp 2,3 triliun,” ujarnya.

Baca: Mantap Beli Saham BRI Syariah, Paytren Siapkan Dana Rp 500 M

Baca juga  Diskumdag Pontianak Pastikan Harga Gula Pasir Kembali Normal Awal April

Yusuf punya hitungan sederhana. Bila anggota Paytren sudah mencapai 60 juta orang, maka dana kelolaan perusahaan bisa mencapai Rp 120 triliun. Jadi setiap orang hanya perlu menyediakan uang Rp 2 juta setahun atau Rp 166,7 ribu per bulan.

Menurut Yusuf, bila masyarakat Indonesia bersatu dalam ekonomi, “Maka ekonomi Indonesia tidak mustahil setara dengan ekonomi Eropa dan ekonomi Kelurahan Ketapang bisa setara Inggris Raya,” ujarnya lagi.

Baca juga  Pesan Menko Airlangga, RUU Cipta Kerja Harus Bermanfaat untuk Semua

Yusuf merintis layanan Paytren pada 2013. Perusahaan teknologi finansial atau fintech ini memiliki hampir 2,2 juta mitra yang tersebar di dalam negeri dan 35 negara lain.

Baca juga: Selain Paytren, Ini 5 E-Money yang Direstui Bank Indonesia

Pemberian izin Paytren disambut baik oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara. Kehadiran Paytren, kata Rudiantara, bisa meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia. “Sekarang inklusi keuangan di Indonesia hanya 36 persen,” ujar Rudiantara. “Jutaan orang Indonesia belum mendapatkan layanan perbankan.”

Rudiantara menuturkan pemerintah menargetkan adanya kenaikan inklusi keuangan hingga 75 persen. Adapun saat ini cakupan operator seluler di Indonesia telah lebih dari 75 persen. Adanya Paytren, kata Rudi lagi, bisa mempercepat pencapaian target tersebut.

BS

banner 468x60

Tinggalkan Komentar

Terkini

Bukber dengan Menteri Sandiaga Uno, Wali Kota Pontianak Beberkan Sejumlah Potensi Wisata

Bukber dengan Menteri Sandiaga Uno, Wali Kota Pontianak Beberkan Sejumlah Potensi Wisata

Headline   Kilas Kalbar   Nasional   News   Pesona Nusantara
Satgas Covid-19 Sebut Kasus Virus Corona Naik Hingga 14 Persen

Satgas Covid-19 Sebut Kasus Virus Corona Naik Hingga 14 Persen

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan
Kepala BNPB Minta Ceramah Ramadhan Sisipkan Materi Covid-19

Kepala BNPB Minta Ceramah Ramadhan Sisipkan Materi Covid-19

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Mendagri Minta SDM Asal Papua Tak Melulu Diarahkan Jadi Pegawai Negeri

Mendagri Minta SDM Asal Papua Tak Melulu Diarahkan Jadi Pegawai Negeri

ASN   Headline   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam
Kurangi Emisi, Pemerintah Targetkan Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan 2035

Kurangi Emisi, Pemerintah Targetkan Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan 2035

Energi   Headline   Nasional   News   Technology
Menristek Sebut Lima Prioritas Riset Nasional Energi Baru dan Terbarukan

Menristek Sebut Lima Prioritas Riset Nasional Energi Baru dan Terbarukan

Energi   Headline   Nasional   News   Sorotan   Technology
Harga Mati UEFA: Main di ESL, Pemain Tak Boleh Tampil di Piala Dunia 2022

Harga Mati UEFA: Main di ESL, Pemain Tak Boleh Tampil di Piala Dunia 2022

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sorotan   Sport   Superliga
Ikuti Jejak Yamaha dan Honda, Suzuki Perpanjang Kontrak di MotoGP

Ikuti Jejak Yamaha dan Honda, Suzuki Perpanjang Kontrak di MotoGP

Headline   Internasional   Kabar Arena   News   Otomotif   Sport
Lima Wanita Dibunuh dalam Seminggu, PM Swedia Ingatkan Femicide Meningkat

Lima Wanita Dibunuh dalam Seminggu, PM Swedia Ingatkan Femicide Meningkat

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Terungkap, Rahasia Air Zamzam Tak Pernah Habis Meski Berusia 4000 Tahun

Terungkap, Rahasia Air Zamzam Tak Pernah Habis Meski Berusia 4000 Tahun

Headline   Internasional   Maritim   News   Serba-serbi   Sorotan

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com

Close Ads X