triggernetmedia.com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, dan ratusan pelajar SD dan SMP Mujahidin Jalan Ahmad Yani secara serentak ikut menabung dalam rangka Gerakan Pelajar Gemar Menabung.
Kegiatan ini berlangsung serentak dan bertujuan untuk menanamkan jiwa literasi inklusi keuangan sejak dini di kalangan pelajar. Acara ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kota Pontianak (Pemkot), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Kalbar.
“Kegiatan ini harus disosialisasikan di seluruh SD dan SMP di Kota Pontianak,” jelas Wali Kota Pontianak, usai acara, Selasa (19/9).
Setiap pelajar diajak untuk menabung dengan jumlah minimal Rp10 ribu sebagai saldo awal untuk membuka buku tabungan mereka.
Untuk memudahkan pelajar, mobil pelayanan dari Bank Kalbar akan datang ke sekolah-sekolah pada waktu tertentu agar mereka dapat menabung dengan mudah.
Menurut Edi, semangat menabung sudah diajarkan sejak dulu, dan dengan program ini, Pemkot Pontianak berusaha untuk mengedukasi anak-anak agar gemar menabung.
Hal ini sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045, di mana persiapan keuangan yang baik di masa muda sangat penting.
“Sejak kecil dulu kita diajarkan menabung di celengan. Sekarang dengan program pemerintah lewat Inpres Nomor 27, maka Pemkot Pontianak berusaha untuk mengedukasi anak-anak gemar menabung,” ujar Wali Kota.
Edi juga mengajak orang tua untuk mendukung program ini dan mengajarkan anak-anak mereka untuk gemar menabung. Menurutnya, menabung adalah langkah penting dalam mempersiapkan masa depan yang cerah bagi generasi penerus.
Kepala OJK Kalbar, Maulana Yasin, menjelaskan bahwa target inklusi keuangan harus mencapai 90 persen pada tahun 2024, dan saat ini sudah mencapai 85 persen.
Namun, pihaknya tetap berupaya gencar untuk meningkatkan literasi inklusi keuangan. Program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar) telah mendapatkan berbagai penghargaan dan mencakup berbagai tingkat pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMK dan SMA.
“Berbagai macam terkait simpanan pelajar, tidak hanya SD dan SMP, namun sejak PAUD sudah dikenalkan dan juga SMK, SMA sederajat,” tambahnya.










