triggernetmedia.com – Turnamen Catur Terbuka Non Master Sei Nyirih sukses digelar di Desa Sungai Nyirih, Kecamatan Selakau, Sambas, (16/8). Acara tersebut berhasil menyatukan para pecinta catur dari berbagai penjuru Kalimantan Barat, dan berakhir dengan pameran bakat dan kecerdasan strategis yang luar biasa.
Safari, yang berasal dari Kabupaten Ketapang, keluar sebagai juara yang gemilang dalam turnamen ini, menunjukkan keterampilan dan determinasi yang luar biasa. M. Ikhsan Daniputra dari Kapuas Hulu berhasil meraih posisi kedua, sementara Syarif Burhan, juga dari Kapuas Hulu, menduduki posisi ketiga.
Di tengah atmosfer penuh semangat dalam acara penyerahan hadiah, Edyansyah, Ketua PERCASI Selakau, menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada semua peserta yang datang dari berbagai penjuru Kalimantan Barat untuk ikut serta dalam Turnamen Catur Terbuka Non Master yang diadakan di Selakau.
Ia dengan hangat mengucapkan selamat kepada para pemenang atas prestasi luar biasa yang mereka raih. “Saya mengucapkan rasa terima kasih kepada semua penggemar catur yang ikut berpartisipasi dalam turnamen ini, dan saya mengucapkan selamat kepada para juara,” ujar Edyansyah, yang akrab dipanggil bang De.
Edyansyah, kepala Percasi Selakau, juga menyatakan aspirasinya untuk kemajuan dan pengembangan olahraga catur di Selakau dan bahkan di seluruh Sambas.
Ia membayangkan masa depan di mana catur di wilayah tersebut dapat berkembang seiring dengan daerah lain dalam hal menumbuhkan bakat dan mencapai keunggulan.
Ia bahkan berharap untuk mengadakan turnamen catur berskala nasional yang dapat menarik grandmaster catur, sehingga membangkitkan semangat yang lebih besar di antara para pemain catur dari Kabupaten Sambas dan meningkatkan prestasi mereka.
“Untuk mewujudkan visi ini, kami berharap semua penggemar catur, komunitas, dan pengurus catur di Sambas memiliki tujuan yang sama. Kami telah menyiapkan program-program yang siap untuk dilaksanakan,” ujarnya dengan keyakinan.
Sementara itu, Safari, juara Turnamen Catur Terbuka Sei Nyirih di Kalimantan Barat, mengatributkan kemenangannya pada rutinitas latihan harian yang keras.
“Saya meluangkan waktu untuk berlatih setiap hari. Pola latihan yang terstruktur dengan baik dan pembelajaran catur dengan bantuan alat elektronik telah meningkatkan rasa percaya diri saya, sehingga saya berhasil meraih juara,” kata Safari, yang juga merupakan pemain berprestasi dalam sirkuit PraPON Kalbar.





