triggernetmedia.com – Kasus stunting jadi ancaman serius terhadap kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), karena itu stunting harus di hadapi dan di tanggulangi secara terpadu dan terintegrasi melalui kolaborasi semua pihak.
“Seluruh pihak yang terlibat harus menyamakan persepsi untuk memberikan solusi bagi permasalahan stunting di kabupaten Landak,” ungkap Penjabat (Pj) Bupati Landak, Samuel dalam Rapat Koordinasi Audit Kasus Stunting Dalam Rangka Percepatan Penurunan Stunting di Aula Hotel Grand Landak, Ngabang. Selasa(18/10/2022).
Menurut Samuel, secara sistem dan regulasi Kebupaten Landak telah menetapkan tim percepatan penurunan stunting tingkat kabupaten, kecamatan, desa bersama Tim Audit Kasus Stunting agar semua pihak yang tergabung didalamnya melakukan rencana aksi-aksi bersama yang sudah di tetapkan.
“Saya telah menyampikan kepada semua kepala OPD, Camat, dan pihak yang tergabung dalam tim pencegahan stunting untuk melakukan rencana aksi yang sudah di tetapkan sesuai dengan peran tugas dan fungsi masing-masing dengan melakukan sinergitas dan kolaborasi, sehingga diharapkan terjadi penurunan angka stunting yang signifikan,” ujar Samuel.
“Karena itu ayo kita semua dan seluruh komponen masyarakat untuk terus menyukseskan program pemerintah, mari bergerak bersama menyukseskan program nasional ini untuk generasi indonesia yang berkualitas,” kata Samuel memungkasi.
Sementara itu, Kepala BkKBN provinsi Kalimantan Barat Muslimat berharap agar Tim Audit Kasus Stunting yang sudah dibentuk dapat menjalankan tugasnya dengan baik.
“Semoga tim audit kasus stunting yang sudah di bentuk dapat bekerja dengan tepat waktu, sebanyak 2 kali dalam setahun diharpkan pada bulan oktober ini audit Tahap 1 dapat di laksanakan dan tahapan ke 2 pada bulan November dapat bekerja mengikuti timeline yang ada,” ujarnya.
“Mari kita bersama mencegah stunting kita bersinergi dalam menurunkan stunting di Kalimantan Barat khusunya di kabupaten Landak,” timpal Muslimat.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan Bantuan kepada anak-anak yang mengalami stunting di Desa Hilir Kantor dan Desa Ambarang.



