Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Headline

Krisis Afghanistan: Bagaimana Bantuan Kemanusiaan sampai ke Warga?

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
9 Februari 2022
in Headline, Internasional, News, Sorotan, Sospolhukam
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Situasi kemanusiaan yang memburuk di Afghanistan telah membuat lebih dari 20 juta orang membutuhkan uluran tangan, kata PBB.

Banyak negara menangguhkan atau secara signifikan memangkas bantuan ke Afghanistan setelah Taliban mengambil alih kekuasaan pada Agustus 2021.

Akhir bulan kemarin, PBB meluncurkan apa yang disebut sebagai “permintaan terbesar yang pernah ada” untuk satu negara, meminta pendanaan sebesar 4,4 miliar atau setara Rp63,2 triliun.

Siapa saja yang memberi bantuan?

Sebelum Taliban menguasai Afghanistan, sebesar 80% anggaran negara ini berasal bantuan dari luar.

Namun, sebagian besar bantuan ini dihentikan setelah Taliban mengambil alih kekuasaan dan aset keuangan (hampir US$10 miliar atau sekitar Rp143,7 triliun) dibekukan oleh negara dan lembaga asing.

Tapi bantuan kemanusiaan terus mengalir, dan sejumlah negara asing mengklarifikasi bahwa bantauan ini dikecualikan dari sanksi.

Selama Februari, sekitar US$1,6 miliar atau Rp23 triliun telah disalurkan ke Afghanistan, menurut Kantor PBB untuk Koordinasi Bantuan Kemanusiaan (UNOCHA).

Dan, Amerika Serikat secara konsisten menjadi penyumbang terbesar, diikuti oleh Uni Eropa – meskipun sejumlah negara di Uni Eropa seperti Jerman tetap menyalurkan secara terpisah.

Pada Oktober 2021, Uni Eropa menjanjikan bantuan kemanusian sebesar US$1 miliar atau Rp14,3 triliun.

Dan sejumlah negara lain – termasuk negara tetangga; Pakistan, India dan China dan negara-negara di Teluk Arab – telah mengirimkan pasokan makanan dan obat-obatan melalui berbagai lembaga kemanusiaan.

Pada Desember, lembaga donor internasional juga menyetujui untuk mentransfer US$280 juta atau Rp4 triliun dari akun yang dibebukan untuk mendanai PBB dalam menjalankan layanan pangan dan kesehatan di Afghanistan, menurut Bank Dunia.

Namun, secara keseluruhan persoalan pendanaan masih menjadi tantangan, dan badan-badan kemanusiaan mengatakan pencabutan sanksi dan penggelontoran terbatas dari dana yang dibekukan, tidak mengatasi persoalan ekonomi yang sudah runtuh secara keseluruhan.

“Tanggapan kemanusiaan tak bisa berkelanjutan untuk mengisi kesenjangan yang besar setelah dukungan internasional menarik diri,” kata Vicki Aken dari Komite Penyelamatan Internasional (IRC) di Afghanistan.

“Kebutuhannya tersebar luas,” kata Aken. “Ini bakal sulit untuk mengatakan bahwa ada provinsi yang tidak membutuhkannya.”

Seberapa besar kebutuhan saat ini?

Presiden Komite Penyelamatan Internasional (IRC), David Miliband mengatakan kepada BBC bahwa sembilan juta orang (termasuk satu juta anak) di Afghanistan sekarang dalam situasi kelaparan.

Dia mengatakan bantuan kemanusiaan tidak akan berdampak, kecuali perekonomian berjalan. “Sangat penting pergerakan perekonomian untuk memberikan warga Afghanistan kesempatan untuk mendapatkan makanan sendiri.”

Progam Pangan Dunia PBB (WFP) memperingatkan akhir Oktober lalu, bahwa situasi di Afhanistan bisa menjadi krisis kemanusiaan terburuk di dunia.

Laporan ini menyebutkan 23 juta orang akan mengadapi kekurangan pangan akut.

Menurut UNOCHA, antara September 2021 dan Januari 2022:

  • Lebih dari sembilan juta orang menerima bantuan makanan
  • 200.000 truk pengantar air bersih telah dikerahkan ke seluruh wilayah yang mengalami kekeringan.
  • Lebih dari 276.000 anak-anak terancam kekurangan gizi.
  • 1,6 juta orang menerima bantuan kesehatan, dengan obat-obatan dan pasokan lain yang dikirim oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi juga membantu distribusi pasokan, termasuk barang-barang untuk memasang tenda, untuk menjaga pengungsi Afghanistan tetap hangat di bulan-bulan musim dingin.

Tapi organisasi-organisasi kemansuiaan mengatakan masih banyak lagi barang-barang dan layanan yang dibutuhkan.

“Apa yang kami berikan hanyalah setetes air di lautan,” kata Ingy Sedky dari Komite Palang Merah Internasional (ICRC).

Dan 60% klinik kesehatan yang dinilai oleh ICRC tidak memiliki kapasitas untuk memberikan program nutrisi yang dibutuhkan warga.

Bagaimana bantuan ini masuk ke Afghanistan?

Kebanyakan bantuan dikirim melalui jalur darat – lewat perbatasan Afghanistan dengan Pakistan, Iran, Turkmenistan, Uzbekistan, Tajikistan and Kazakhstan.

Meskipun terdapat pembatasan pergerakan orang yang melintasi perbatasan negara itu, UNOCHA mengatakan mereka sebagian besar tetap terbuka untuk aliran bantuan kemanusiaan.

Hanya ada layanan komersial terbatas di Kabul – tapi organisasi kemanusiaan dan negara-negara asing diperbolehkan untuk menggunakan rute udara untuk mengirimkan bantuan darurat.

Beberapa bantuan makanan juga dipasok dari sumber lokal, kata WFP.

Tapi tantangan besar masih tetap ada di dalam pendistribusian ke Afghanistan. Dan, runtuhnya sistem perbankan negara itu pada Agustus lalu, berarti “akses uang tunai sangat menantang”

Sekjen PBB Antonio Guterres memperingatkan belakangan ini, bahwa status Afghanistan seperti “bergantung pada seutas benang” dan perlu cara mendesak untuk menyuntikan uang segar ke dalam perekonomiannya. Seperti dinukil dari suara.com.

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: Afghanistankrisis afghanistanPBBTaliban
Previous Post

Perusahaan Internet Swedia Gugat Google 2,1 Miliar Euro

Next Post

Babak Baru Pembahasan Nuklir AS-Iran, Harga Minyak Anjlok 2 Persen

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Next Post
Babak Baru Pembahasan Nuklir AS-Iran, Harga Minyak Anjlok 2 Persen

Babak Baru Pembahasan Nuklir AS-Iran, Harga Minyak Anjlok 2 Persen

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Kasus TPPU PT Asabri

Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Kasus TPPU PT Asabri

17 Juli 2026
Hotman Paris Resmi Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Hotman Paris Resmi Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

17 Juli 2026
Tersangka Don Ritto Dilimpahkan ke Kejagung, Status Febrie Adriansyah Masih Proses

Tersangka Don Ritto Dilimpahkan ke Kejagung, Status Febrie Adriansyah Masih Proses

17 Juli 2026
DPR Dorong KP2MI Perluas Peluang Kerja Luar Negeri di Tengah Gelombang PHK

DPR Dorong KP2MI Perluas Peluang Kerja Luar Negeri di Tengah Gelombang PHK

17 Juli 2026

Recent News

Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Kasus TPPU PT Asabri

Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Kasus TPPU PT Asabri

17 Juli 2026
Hotman Paris Resmi Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Hotman Paris Resmi Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

17 Juli 2026
Tersangka Don Ritto Dilimpahkan ke Kejagung, Status Febrie Adriansyah Masih Proses

Tersangka Don Ritto Dilimpahkan ke Kejagung, Status Febrie Adriansyah Masih Proses

17 Juli 2026
DPR Dorong KP2MI Perluas Peluang Kerja Luar Negeri di Tengah Gelombang PHK

DPR Dorong KP2MI Perluas Peluang Kerja Luar Negeri di Tengah Gelombang PHK

17 Juli 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development