Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Headline

Dikritik, UEFA Siapkan Format Baru Kualifikasi Piala Dunia Putri zona Eropa

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
4 Desember 2021
in Headline, Internasional, News, Sepak Bola, Sport
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Badan Sepak Bola Eropa (UEFA) bakal mengubah format kualifikasi zona kontinental untuk Piala Dunia Putri mulai 2023. Hal itu dilakukan menyusul kritik atas kurangnya persaingan.

Rencana perubahan format kualifikasi Piala Dunia Putri zona Eropa disampaikan kepala sepak bola putri UEFA, Nadine Kessler , melansir suara.com.

Pelatih tim putri Inggris Sarina Wiegman mengatakan minggu ini bahwa kemenangan 20-0 mereka atas Latvia di kualifikasi untuk Piala Dunia berikutnya sangat buruk untuk perkembangan kompetisi putri dan dia menekankan perlunya pertandingan yang lebih kompetitif.

Kemenangan Inggris atas Latvia itu bukan satu-satunya kualifikasi Eropa minggu ini yang menampilkan pertandingan dominan satu arah, masih ada lainnya yakni Norwegia mencukur Armenia 10-0 dan Irlandia membungkam Georgia 11-0.

“Kami mengakui bahwa kami sama sekali tidak ingin melihat hal itu,” kata Kessler seperti dikutip The Guardian dan dilansir Reuters.

“Itu tidak baik untuk perkembangan kompetisi sepak bola putri, tidak untuk asosiasi yang lebih kecil atau besar sekali pun, dan itu akan berubah pada 2023.”

“Kami akan melihat semua format yang telah kami gunakan sebelumnya … apa yang baik dan apa yang tidak baik untuk kemudian menyusun apa yang diharapkan menjadi format terbaik demi meningkatkan daya persaingan.”

Kessler mengatakan, UEFA akan mempertimbangkan format seperti Nations League sebagai salah satu opsi.

Nations League, kompetisi dua tahunan, dibagi menjadi empat divisi berdasarkan peringkat UEFA dan terkait pula dengan kualifikasi Eropa untuk Piala Dunia.

“Kami sedang mempertimbangkan banyak opsi yang berbeda, seperti di Nations League, tetapi tidak hanya pada sistem itu saja demi melihat bagaimana kami dapat menutup celah ini,” kata Kessler seraya menambahkan perbedaan dalam kualitas tim tidak akan dijembatani oleh perubahan format saja.

“… Jika Anda tidak bermain secara teratur, di level elite, untuk tim nasional, jika liga Anda tidak berjalan dan harus dibatalkan, maka ini semua adalah faktor mengapa, sekarang kita lihat hasil yang belum pernah kita lihat sebelumnya.”

Putaran final Piala Dunia Putri selanjutnya akan digelar di Australia dan Selandia Baru pada 20 Juli hingga 20 Agustus 2023.

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: # Kualifikasi Piala Dunia Putri# Nadine Kessler# Piala Dunia PutriPiala DuniaUEFA
Previous Post

Union Berlin vs RB Leipzig: Die Roten Bullen Keok 1-2

Next Post

Gunung Semeru Erupsi, Warga Diimbau Tak Beraktivitas Dalam Radius 1 Km dari Kawah

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Next Post
Gunung Semeru Erupsi, Warga Diimbau Tak Beraktivitas Dalam Radius 1 Km dari Kawah

Gunung Semeru Erupsi, Warga Diimbau Tak Beraktivitas Dalam Radius 1 Km dari Kawah

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Kemkomdigi Temukan Modus Akali Registrasi SIM Biometrik, Penjual Gunakan Wajah Sendiri

Kemkomdigi Temukan Modus Akali Registrasi SIM Biometrik, Penjual Gunakan Wajah Sendiri

21 Juli 2026
DPR Sahkan UU Kerja Sama Pertahanan RI dengan Turki dan Malaysia

DPR Sahkan UU Kerja Sama Pertahanan RI dengan Turki dan Malaysia

21 Juli 2026
KPK Telusuri Dugaan Pemberian Amplop Dolar Singapura kepada Menteri Kehutanan

KPK Telusuri Dugaan Pemberian Amplop Dolar Singapura kepada Menteri Kehutanan

21 Juli 2026
Duduk Sejajar Menteri, Posisi Gibran Picu Beragam Tafsir Politik

Duduk Sejajar Menteri, Posisi Gibran Picu Beragam Tafsir Politik

21 Juli 2026

Recent News

Kemkomdigi Temukan Modus Akali Registrasi SIM Biometrik, Penjual Gunakan Wajah Sendiri

Kemkomdigi Temukan Modus Akali Registrasi SIM Biometrik, Penjual Gunakan Wajah Sendiri

21 Juli 2026
DPR Sahkan UU Kerja Sama Pertahanan RI dengan Turki dan Malaysia

DPR Sahkan UU Kerja Sama Pertahanan RI dengan Turki dan Malaysia

21 Juli 2026
KPK Telusuri Dugaan Pemberian Amplop Dolar Singapura kepada Menteri Kehutanan

KPK Telusuri Dugaan Pemberian Amplop Dolar Singapura kepada Menteri Kehutanan

21 Juli 2026
Duduk Sejajar Menteri, Posisi Gibran Picu Beragam Tafsir Politik

Duduk Sejajar Menteri, Posisi Gibran Picu Beragam Tafsir Politik

21 Juli 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development