triggernetmedia.com – Warga di Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat digemparkan dengan penemuan mayat tergantung di Dusun Punuk RT 07 RW 02 Desa Mehawa.
Kapolres Ketapang AKBP Yani Permana, melalui Kapolsek Tumbang Titi IPTU Suhud membenarkan adanya laporan warga terkait penemuan jasad seorang pria yang diduga gantung diri itu.
“Berdasarkan olah TKP korban teridentifikasi bernama Ilus (29) tahun warga Dusun Punuk RT 07 RW 02 Desa Mahawa Kecamatan Tumbang Titi,” kata Kapolsek Tumbang Titi IPTU Suhud.
Iptu Suhud menjelaskan, dugaan gantung diri itu diketahui pertama kali oleh seorang warga.
“Dari keterangan seorang warga (saksi mata-red), diketahui pada Jumat (15/10/2021) sekira pukul 06.20 Wib, dia tengah pergi ke kebun miliknya, dan kebetulan melihat seseorang dengan posisi tergantung di pohon jengkol dalam posisi tidak bergerak,” jelasnya.
“Saksi yang panik langsung bergegas kerumahnya untuk memberitahu kejadian tersebut kepada suaminya, ” sambung Kaposek Tumbang Titi, IPTU Suhud.
Atas temuan mayat tergantung di kebunnya itu, lanjut IPTU Suhud, saksi mata bersama suaminya dibantu beberapa warga kembali menuju ke kebun untuk memastikan korban yang tergantung di sebuah pohon dengan seutas tali sudah meninggal dunia untuk kemudian dilaporkan ke Polsek Tumbang Titi.
“Dari olah TKP kita temukan tali tambang, baju lengan pendek motif loreng milik korban, kemudian celana pendek warna abu-abu milik korban dan identitas KTP korban,” jelas IPTU Suhud.
IPTU Suhud menambahkan, dari keterangan saksi mata dan suaminya, bahwa korban memang sering datang ke kebun mereka. Bahkan pada malam sebelum kejadian, korban sempat mampir ke rumahnya namun tidak bercerita apa-apa.
“Sedangkan hasil dari visum luar yang dilakukan tenaga medis dari puskesmas Kecamatan Tumbang Titi, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan di tubuh korban, dan disimpukan bahwa korban meninggal karena gantung diri. Keluarga korban pun menolak dilakukan visum lebih lanjut dan menyatakan menerima dengan ikhlas,” tuto IPTU Suhud.
Pewarta : Jhon
Editor : Ariz



