Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Nasional

MBG Watch Desak Pemerintah Tetapkan KLB Nasional, Sebut 43 Ribu Orang Jadi Korban

Desakan Penetapan KLB dan Penguatan Keamanan Pangan Program MBG

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
4 September 2026
in Analisis, Headline, Kesra, Nasional, News, Sorotan
0
MBG Watch Desak Pemerintah Tetapkan KLB Nasional, Sebut 43 Ribu Orang Jadi Korban

Irma Hidayana dari MBG Watch.

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Koalisi MBG Watch mendesak pemerintah segera menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan pangan secara nasional menyusul terus munculnya kasus dugaan keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

MBG Watch mencatat sedikitnya 43.838 orang menjadi korban dugaan keracunan sejak program MBG diluncurkan pada Januari 2025 hingga pertengahan Agustus 2026.

Jumlah tersebut disebut kembali bertambah. Dalam tiga hari sejak 1 September 2026, MBG Watch mencatat sekitar 1.642 korban baru dari empat kejadian keracunan massal yang terjadi di tiga provinsi.

“Bahkan kasus keracunan terus bermunculan dari berbagai daerah. Ini terjadi tepat pada pekan pertama sekolah masuk setelah libur Juli 2026 lalu, pola yang persis sama dengan gelombang-gelombang sebelumnya selama 20 bulan ke belakang,” ujar Irma Hidayana dari MBG Watch, Jumat (4/9/2026).

Menurut Irma, berulangnya kasus di berbagai daerah menunjukkan persoalan keamanan pangan dalam program MBG tidak lagi dapat dianggap sebagai kejadian yang berdiri sendiri.

Berdasarkan catatan JPPI yang dikutip MBG Watch, 43.838 korban dugaan keracunan tersebut tersebar di 36 provinsi.

“Program yang membuat lebih dari 43 ribu anak keracunan dalam 20 bulan bukan lagi rangkaian insiden lokal, ini adalah kedaruratan keamanan pangan berskala nasional,” tegas Irma.

Dorong Pemerintah Gunakan Instrumen Hukum

Atas kondisi tersebut, MBG Watch meminta pemerintah menggunakan instrumen hukum yang dinilai telah tersedia untuk menangani persoalan keracunan pangan secara lintas sektor.

Koalisi merujuk pada Permenkes Nomor 1 Tahun 2026 juncto Permenkes Nomor 2 Tahun 2013 sebagai dasar penetapan KLB keracunan pangan.

Selain itu, MBG Watch menyoroti mekanisme Kedaruratan Keamanan Pangan lintas sektor berdasarkan PP Nomor 1 Tahun 2026 tentang perubahan atas PP Nomor 86 Tahun 2019 tentang Keamanan Pangan.

Menurut koalisi, aturan tersebut memperkuat peran koordinatif Kementerian Koordinator Bidang Pangan dalam menangani kedaruratan keamanan pangan lintas sektor, termasuk keracunan pangan massal dan pangan tercemar.

Aturan tersebut juga mengatur pembagian kewenangan antara BPOM, Bapanas, dan kementerian teknis terkait.

Irma menilai rangkaian kasus MBG memiliki karakteristik keracunan massal, terjadi berulang, melibatkan berbagai provinsi, serta berlangsung dalam rantai pasok yang berkaitan dengan program pemerintah.

“Selama status darurat tidak ditetapkan, tidak ada kewajiban hukum untuk penghentian rantai pasok yang terbukti berbahaya, tidak ada mobilisasi sumber daya lintas sektor, tidak ada komando tunggal, dan tidak ada kewajiban publikasi data,” katanya.

Minta MBG Dihentikan dan Data Dibuka

MBG Watch meminta pemerintah daerah mengambil langkah terkait penetapan KLB maupun status kedaruratan keamanan pangan sesuai ketentuan yang berlaku.

Koalisi menilai penetapan status tersebut bukan hanya menyangkut aspek hukum dan kesehatan, tetapi juga bentuk tanggung jawab pemerintah dalam melindungi masyarakat, khususnya anak-anak penerima manfaat program MBG.

“Sudah saatnya para pejabat pemerintah menggunakan akal sehat dan hati nuraninya untuk melindungi anak-anak dari keracunan MBG,” tegas Irma.

Selain mendesak penetapan KLB nasional dalam waktu 7×24 jam, MBG Watch meminta pemerintah menghentikan program MBG beserta seluruh ekspansinya.

Koalisi juga mendesak pembubaran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan BGN, pembukaan seluruh data kasus dugaan keracunan, serta pengusutan terhadap pihak-pihak yang dinilai bertanggung jawab.

Tak hanya itu, pemerintah diminta memastikan biaya perawatan, pemulihan, dan kompensasi bagi keluarga korban.

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: Badan Gizi Nasional (BGN)Dugaan keracunan pangankeamanan panganKejadian Luar Biasa (KLB)Keracunan massalMakan Bergizi Gratis (MBG)MBG Watchpemerintahperlindungan anak
Previous Post

BGN Ungkap 80-90 Persen Kasus Dugaan Keracunan MBG akibat Pelanggaran SOP

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
MBG Watch Desak Pemerintah Tetapkan KLB Nasional, Sebut 43 Ribu Orang Jadi Korban

MBG Watch Desak Pemerintah Tetapkan KLB Nasional, Sebut 43 Ribu Orang Jadi Korban

4 September 2026
BGN Ungkap 80-90 Persen Kasus Dugaan Keracunan MBG akibat Pelanggaran SOP

BGN Ungkap 80-90 Persen Kasus Dugaan Keracunan MBG akibat Pelanggaran SOP

4 September 2026
Diperiksa 10 Jam, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dicecar 50 Pertanyaan

Diperiksa 10 Jam, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dicecar 50 Pertanyaan

4 September 2026
KUA-PPAS 2027 Disepakati, Pemprov dan DPRD Kalbar Tekankan Penguatan Fiskal Daerah

KUA-PPAS 2027 Disepakati, Pemprov dan DPRD Kalbar Tekankan Penguatan Fiskal Daerah

4 September 2026

Recent News

MBG Watch Desak Pemerintah Tetapkan KLB Nasional, Sebut 43 Ribu Orang Jadi Korban

MBG Watch Desak Pemerintah Tetapkan KLB Nasional, Sebut 43 Ribu Orang Jadi Korban

4 September 2026
BGN Ungkap 80-90 Persen Kasus Dugaan Keracunan MBG akibat Pelanggaran SOP

BGN Ungkap 80-90 Persen Kasus Dugaan Keracunan MBG akibat Pelanggaran SOP

4 September 2026
Diperiksa 10 Jam, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dicecar 50 Pertanyaan

Diperiksa 10 Jam, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dicecar 50 Pertanyaan

4 September 2026
KUA-PPAS 2027 Disepakati, Pemprov dan DPRD Kalbar Tekankan Penguatan Fiskal Daerah

KUA-PPAS 2027 Disepakati, Pemprov dan DPRD Kalbar Tekankan Penguatan Fiskal Daerah

4 September 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development