triggernetmedia.com – Para Sekretaris Jenderal (Sekjen) partai politik pendukung pemerintahan menggelar pertemuan silaturahmi menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Pertemuan tersebut dipimpin Sekjen DPP Partai Gerindra Sugiono dan diikuti sejumlah Sekjen partai anggota koalisi pemerintah.
Sekjen PKB Hasanuddin Wahid mengatakan pertemuan itu merupakan agenda rutin untuk membahas berbagai perkembangan terkini, baik terkait pemerintahan maupun dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Pertemuan rutin sekjen partai koalisi dan bahas banyak update perkembangan mutakhir dari koalisi pemerintahan, masyarakat dan kenegaraan,” kata Hasanuddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Menurut Hasanuddin, pertemuan juga menjadi sarana menyatukan langkah partai-partai koalisi dalam memberikan dukungan terhadap kebijakan pemerintah. Selain itu, komunikasi antarpartai diharapkan dapat menjadi jembatan untuk menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah maupun DPR.
Ia menyebut dinamika politik menuju 2029 turut menjadi salah satu topik yang disinggung dalam pertemuan. Namun, pembahasannya belum mengarah pada keputusan politik tertentu.
“Iya pasti semua dibahas cari rumusan yang terbaik yang memang mampu menjadikan demokrasi kita lebih baik lagi,” ujarnya.
Sementara itu, Sekjen Partai Golkar M. Sarmuji menilai pertemuan tersebut lebih menitikberatkan pada silaturahmi dan refleksi menjelang peringatan Hari Kemerdekaan.
Menurut Sarmuji, para Sekjen membicarakan sejauh mana langkah pemerintah dan koalisi selama ini telah mendekatkan Indonesia pada cita-cita kemerdekaan.
“Silaturahim antar sekjen partai koalisi, dan kita mendiskusikan sekaligus merefleksikan menjelang 17-an, apakah langkah-langkah yang sudah kita lakukan di dalam koalisi, langkah-langkah pemerintah, sudah mendekatkan pada cita-cita kemerdekaan?” tutur Sarmuji.
Ia juga membantah adanya pembahasan khusus mengenai reshuffle kabinet maupun Pilpres 2029.
“Enggak ada, enggak ada. Cuman ya, namanya obrolan politik, nyinggung-nyinggung politik sedikit ada. Tetapi pembahasan yang khusus enggak ada,” tegasnya.
Di sisi lain, Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron mengapresiasi pertemuan yang difasilitasi Sugiono. Ia menilai komunikasi antar-Sekjen perlu kembali diperkuat untuk menghadapi berbagai agenda nasional ke depan.
Herman mengatakan, meski belum membahas persoalan substantif secara mendalam, pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk menyatukan pandangan antarpartai.
“Ke depan ada banyak agenda-agenda politik yang ini harus betul-betul disatukan: satu barisan, satu ide, satu gagasan, meskipun barangkali nanti ada banyak usulan dan pandangan pendapat,” kata Herman.
Ia menyebut sejumlah agenda legislasi yang berpotensi membutuhkan pembahasan bersama, seperti UU Pemilu, UU Pilkada, UU Partai Politik, hingga proses rekrutmen penyelenggara pemilu.
Menurut Herman, kesamaan komunikasi diperlukan agar kepentingan masing-masing partai tetap dapat terakomodasi sekaligus menjaga stabilitas koalisi.
Pertemuan tersebut pun menjadi momentum untuk mempererat komunikasi antarpartai pendukung pemerintah sekaligus mempersiapkan koordinasi menghadapi berbagai agenda politik dan legislasi yang akan datang.










