triggernetmedia.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menegaskan penerapan manajemen risiko menjadi tanggung jawab seluruh pimpinan dan aparatur perangkat daerah. Menurut dia, manajemen risiko diperlukan untuk memastikan program pemerintah berjalan sesuai aturan dan terhindar dari potensi penyimpangan.
“Setiap pimpinan harus memastikan program berjalan aman dan sesuai peraturan yang berlaku,” kata Edi usai membuka Sosialisasi Whistleblowing System dan Pendampingan Penyusunan Fraud Risk Assessment di Pontianak, Rabu (11/2/2026).
Edi menyebut terdapat dua sumber utama risiko dalam penyelenggaraan pemerintahan. Pertama, risiko yang muncul akibat kelemahan pemahaman dan kelalaian aparatur. Kedua, risiko yang bersumber dari niat penyimpangan sejak awal, seperti mark up dan kegiatan fiktif.
Menurut Edi, risiko kerap muncul pada perencanaan dan pelaksanaan pembangunan fisik, mulai dari data lapangan yang tidak akurat, proses pengadaan, hingga pelaksanaan kegiatan. Karena itu, pengendalian risiko harus dilakukan sejak tahap awal perencanaan.
Ia juga mengingatkan pentingnya komunikasi internal dan ketepatan waktu pelaksanaan program. Setiap keputusan administratif, termasuk surat dan disposisi yang ditandatangani aparatur, memiliki implikasi hukum dan berada dalam pengawasan publik.
Inspektur Kota Pontianak Trisnawati mengatakan kegiatan ini bertujuan memperkuat tata kelola pemerintahan yang berintegritas serta meningkatkan efektivitas pengendalian korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak. Melalui kegiatan ini, pimpinan perangkat daerah didorong berperan aktif sebagai pemilik risiko dalam mengidentifikasi dan mengendalikan potensi kecurangan.
“Kami juga mendorong pemanfaatan Whistleblowing System sebagai sarana pelaporan pelanggaran yang aman dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Kegiatan tersebut diikuti 175 peserta dari unsur pemerintah daerah, DPRD Kota Pontianak, rumah sakit daerah, serta Inspektorat. Narasumber berasal dari BPKP Perwakilan Kalimantan Barat yang memberikan pendampingan teknis penyusunan Fraud Risk Assessment.




