triggernetmedia.com – Memasuki Februari 2026, siswa kelas XII di seluruh Indonesia memasuki fase krusial dalam proses Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB). Pasalnya, batas akhir pendaftaran akun SNPMB untuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) semakin dekat.
SNBP merupakan jalur seleksi masuk perguruan tinggi negeri tanpa ujian tulis yang diperuntukkan bagi siswa berprestasi. Namun, panitia menegaskan bahwa status eligible saja tidak cukup. Siswa yang tidak menyelesaikan proses registrasi akun hingga tahap Simpan Permanen akan otomatis gugur dari seleksi.
Panitia SNPMB telah memberikan waktu sosialisasi dan pendaftaran yang cukup panjang. Kendati demikian, masih banyak siswa yang keliru mengira pengisian data awal sudah cukup untuk terdaftar. Padahal, akun baru dinyatakan sah apabila telah dipermanenkan dan tercatat di pangkalan data panitia.
Berdasarkan jadwal resmi, masa unduh dan cetak kartu peserta SNBP 2026 berlangsung mulai 3 Februari hingga 30 April 2026. Kartu peserta hanya dapat diunduh setelah seluruh tahapan pendaftaran, termasuk pemilihan program studi, diselesaikan dengan benar.
Bagi siswa yang belum membuat akun, pendaftaran dilakukan melalui portal resmi SNPMB dengan memasukkan data NISN, NPSN, dan tanggal lahir sesuai Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Setelah itu, siswa wajib melakukan aktivasi email, melengkapi data diri, mengunggah pasfoto, serta melakukan Simpan Permanen.
Panitia mengimbau siswa untuk tidak menunda pendaftaran hingga mendekati batas akhir. Lonjakan akses ke portal SNPMB berpotensi menimbulkan kendala teknis. Ketelitian dalam mengelola administrasi menjadi kunci keberhasilan mengikuti SNBP 2026.




