Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Headline

Gejolak Timur Tengah Ancam Ekonomi RI, Inflasi Pangan Bisa Meledak

Logistik Macet, Ekonomi Rakyat Bisa 'Meledak'

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
4 Juli 2025
in Ekonomi, ekonomi, Ekonomi macro
0
Gejolak Timur Tengah Ancam Ekonomi RI, Inflasi Pangan Bisa Meledak

Dunia sedang tidak baik-baik saja. Kondisi ekonomi global saat ini menghadapi ketidakpastian yang meningkat. Ada beberapa faktor yang memicunya, salah satu yang paling signifikan adalah konflik geopolitik antar beberapa negara seperti Rusia dan Ukraina, Timur Tengah, dan yang baru-baru ini mengemuka adalah perang dua negeri antara India dan Pakistan yang semakin memanas. Tidak hanya perang militer, ekonom dunia juga sedang terancam oleh perang dagang yang tensinya semakin tereskalasi sejak Presiden Donald Trump menjabat di periode kedua.

0
SHARES
4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com, Jakarta – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah dinilai bakal memberi dampak ekonomi serius bagi Indonesia. Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia memperingatkan, jika konflik terus memburuk dan mengganggu jalur energi global seperti Selat Hormuz, Indonesia bisa menghadapi inflasi tinggi dan penurunan daya beli masyarakat.

Dalam laporan bertajuk “Meredam Guncangan Ekonomi dari Gejolak Timur Tengah” yang dirilis Kamis, 3 Juli 2025, CORE menyoroti potensi lonjakan harga energi dan pangan yang bisa mendorong tekanan berlapis pada sektor konsumsi dan produksi nasional.

“Efek disrupsi rantai pasok bisa mengerek biaya impor pangan dan logistik ke titik kritis. Ini bisa memicu inflasi bergelombang,” tulis laporan itu.

CORE mencatat, Indonesia masih sangat bergantung pada impor beberapa komoditas strategis: gandum dan kedelai diimpor hampir 100 persen, sedangkan gula sekitar 30 hingga 40 persen. Dengan sistem logistik dalam negeri yang masih mengandalkan bahan bakar minyak, lonjakan harga minyak global dipastikan akan menyulut biaya distribusi.

Dua Gelombang Inflasi

Menurut CORE, dampak kenaikan harga energi akan terjadi dalam dua fase. Fase pertama menekan sektor-sektor padat energi seperti logistik, pertanian, dan perikanan. Fase kedua muncul saat produsen menyesuaikan harga jual untuk menutupi biaya produksi yang melonjak.

“Akhirnya, daya beli masyarakat tergerus dan pola konsumsi beralih ke produk yang lebih murah, bahkan kurang bergizi,” tulis CORE.

Kondisi ini mengingatkan pada krisis pangan dan energi 2022 lalu, saat perang Rusia-Ukraina memicu inflasi Indonesia hingga 5 persen.

Jika harga minyak menyentuh USD 100–130 per barel pada kuartal III dan IV tahun ini, potensi gejolak bisa serupa. Analisis CORE terhadap data Indeks Penjualan Riil (IPR) dan Indeks Harga Konsumen (IHK) 2014–2023 menunjukkan, inflasi tinggi memukul konsumsi rumah tangga dalam tiga bulan pertama setelah lonjakan harga. Pemulihan konsumsi baru pulih sepenuhnya pada bulan ke-20.

Produksi Terpukul

Tak hanya rumah tangga, pelaku usaha juga terkena dampak. CORE mencatat kontraksi IPR hampir -10 poin pada bulan ketiga pasca-inflasi. Produksi industri turun karena biaya input membengkak dan permintaan lesu.

Meski tren pemulihan mulai terlihat di bulan ke-5 hingga ke-12, stabilitas baru benar-benar kembali sekitar dua tahun setelah guncangan pertama.

Daerah Terpencil Paling Rentan

CORE juga menyoroti dampak yang lebih besar bagi wilayah terpencil, terutama di kawasan timur Indonesia seperti Papua. Ketergantungan tinggi pada energi fosil dan ongkos logistik yang mahal membuat daerah-daerah ini lebih rentan terhadap inflasi.

“Pemerintah perlu menyiapkan langkah antisipatif, mulai dari penguatan cadangan pangan, efisiensi energi, hingga subsidi terarah,” ujar analis CORE.

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: CORE Indonesia analisis ekonomiDampak konflik Timur Tengah terhadap ekonomi IndonesiaDaya beli masyarakat menurunGejolak Timur Tengah dan pangan nasionalHarga minyak global dan logistik IndonesiaInflasi pangan Indonesia 2025Ketergantungan impor pangan IndonesiaSelat Hormuz dan krisis energi global
Previous Post

Kasus e-KTP Berujung Diskon: Semangat Antikorupsi Dipertanyakan

Next Post

Transformasi Digital Pegadaian Lampaui 10 Juta Transaksi di Semester Pertama 2025

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Next Post
Transformasi Digital Pegadaian Lampaui 10 Juta Transaksi di Semester Pertama 2025

Transformasi Digital Pegadaian Lampaui 10 Juta Transaksi di Semester Pertama 2025

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Hasil Panen Jadi Jaminan, Pemerintah Siapkan Pembiayaan Petani Bunga 6 Persen

Hasil Panen Jadi Jaminan, Pemerintah Siapkan Pembiayaan Petani Bunga 6 Persen

20 Agustus 2026
Menkeu Purbaya Pastikan Anggaran Penanganan Gempa NTT Bisa Ditambah Sesuai Kebutuhan

Menkeu Purbaya Pastikan Anggaran Penanganan Gempa NTT Bisa Ditambah Sesuai Kebutuhan

20 Agustus 2026
Anggaran MBG 2027 Dipangkas Jadi Rp240,2 Triliun, Target Penerima Turun Jadi 72,1 Juta Orang

Anggaran MBG 2027 Dipangkas Jadi Rp240,2 Triliun, Target Penerima Turun Jadi 72,1 Juta Orang

20 Agustus 2026
Pemerintah Optimistis Ekonomi RI Tumbuh 6 Persen pada 2027, Ini Alasannya

Pemerintah Optimistis Ekonomi RI Tumbuh 6 Persen pada 2027, Ini Alasannya

20 Agustus 2026

Recent News

Hasil Panen Jadi Jaminan, Pemerintah Siapkan Pembiayaan Petani Bunga 6 Persen

Hasil Panen Jadi Jaminan, Pemerintah Siapkan Pembiayaan Petani Bunga 6 Persen

20 Agustus 2026
Menkeu Purbaya Pastikan Anggaran Penanganan Gempa NTT Bisa Ditambah Sesuai Kebutuhan

Menkeu Purbaya Pastikan Anggaran Penanganan Gempa NTT Bisa Ditambah Sesuai Kebutuhan

20 Agustus 2026
Anggaran MBG 2027 Dipangkas Jadi Rp240,2 Triliun, Target Penerima Turun Jadi 72,1 Juta Orang

Anggaran MBG 2027 Dipangkas Jadi Rp240,2 Triliun, Target Penerima Turun Jadi 72,1 Juta Orang

20 Agustus 2026
Pemerintah Optimistis Ekonomi RI Tumbuh 6 Persen pada 2027, Ini Alasannya

Pemerintah Optimistis Ekonomi RI Tumbuh 6 Persen pada 2027, Ini Alasannya

20 Agustus 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development