Senin, 1 Juni 2026
Trigger Netmedia
  • Home
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Lifestyle
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
Home Jurnalisme Publik Artikel

Menu Munggahan Puasa Tradisi Jawa Sambut Ramadhan, Ini Makna dan Simbolisasi Dibalik Kelezatannya

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
9 Maret 2024
in Artikel, Headline, Kuliner, Lifestyle, Serba-serbi, Tips
0
Menu Munggahan Puasa Tradisi Jawa Sambut Ramadhan, Ini Makna dan Simbolisasi Dibalik Kelezatannya

Kue apem Jawa (YouTube/Dapur Heni) - Menu Munggahan Puasa Tradisi Jawa, Ini Makna dan Simbolisasi Dibalik Kelezatannya

1.2k
VIEWS
Share on Facebook

triggernetmedia.com – Munggahan atau Punggahan merupakan tradisi yang dilaksanakan oleh umat Islam di kawasan Jawa, utamanya Jawa Tengah dalam menyambut bulan Ramadhan. Oleh karenanya dalam kasanah sastra nusantara dikenal adanya menu munggahan puasa. Apa saja?

Berdasarkan jurnal berjudul Tradisi Punggahan Menjelang Ramadhan, tradisi munggahan diperkenalkan pertama kali oleh Sunan Kalijaga ketika menyebarkan agama Islam di tanah Jawa. Munggahan merupakan metode akulturasi budaya untuk menyebarkan agama Islam.

Related posts

Prabowo, Megawati, JK, dan Ma’ruf Kumpul di Gedung Pancasila

Prabowo, Megawati, JK, dan Ma’ruf Kumpul di Gedung Pancasila

1 Juni 2026
Bom Peninggalan Perang Dunia II Meledak di Biak

Bom Peninggalan Perang Dunia II Meledak di Biak

1 Juni 2026

Biasanya munggahan akan dilaksanakan di rumah atau di mushala dengan mengundang tetangga, sanak saudara sekitar. Mereka akan berdoa dan melaksanakan tahlil. Mereka akan duduk mengelilingi makanan yang dibungkus secara khusus. Setelah berdoa bersama, makanan tersebut dibawa pulang untuk disantap bersama di rumah dengan keluarga masing-masing.

Menu munggahan puasa

Menu munggahan puasa tidak sama dengan menu sehari-hari, ada beberapa makanan khusus yang harus ada dalam pelaksanaan munggahan.

Menu yang wajib disediakan dalam tradisi munggahan ialah apem, pasung, pisang raja, dan ketan. Menu tersebut menjadi simbolisasi, yang artinya adalah sebagai berikut.

1. Ketan

Melambangkan kesucian yang akan diperoleh masyarakat selama melaksanakan ibadah puasa selama bulan ramadhan. Ketan sebagai simbolisasi membersihkan diri dari kesalahan. Melalui sedekah ketan, diharapkan kesalahan kita dimaafkan oleh Allah Swt.

2.  Apem

Melambangkan permohnan maaf dan memohon ampun kepada Allah Swt sebelum memasuki bulan puasa ramadhan. Diharapkan ibadah puasa kita juga akan diterima oleh Allah Swt.

3. Pasung

Merupakan sebuah kue yang menyimbolkan tekad diri untuk menahan hawa nafsu dalam menjalan ibadah puasa ramadhan. Ini termasuk memasung amarah, agar kita dapat menjadi lebih sabar dan setelah ibadah puasa selesai dijalani, kita menjadi sosok yang lebih bijaksana.

4. Pisang raja

Menu munggahan puasa terpenting dalam khasanah spiritual Jawa ialah Pisang raja. Pisang jenis khusus ini menjadi simbol harapan agar keinginan kita diwujudkan oleh Allah Swt.

Keinginan-keinginan itu misalnya dapat melaksanakan ibadah puasa secara khusyuk dan setiap hajat kita di masa depan mendapatkan ridho dari Allah Swt. Dengan demikian, diharapkan kita mencapai level tertinggi pahala dalam ibadah puasa, sehingga kita pun dapat mencapai kebahagiaan sejati di dunia dan di akhirat nanti.

Manfaat yang tersirat dalam tradisi munggahan 

Tradisi munggahan merupakan tradisi yang dilaksanakan secara turun temurun oleh masyarakat Jawa. Ketika tradisi ini dilaksanakan, ini juga menandakan masyarakat menikmati kemakmuran dan kesejahteraan bersama-sama, bahwasannya rezeki tidak dimakan sendiri tetapi mengingat dan mengajak saudara serta tetangga menikmatinya.

Tradisi ini juga mempererat persatuan dan kesatuan. Perkumpulan dapat meningkatkan rasa persaudaraan. Ketika mereka memakan makanan yang sama, mereka merasakan suatu kebersamaan. Tidak akan ada yang mampu memecahbelah masyarakat ketika rasa persatuan dan kesatuan itu telah dimiliki secara erat di antara masyarakat itu sendiri.

Demikian itu informasi mengenai menu munggahan puasa ramadhan. Semoga bermanfaat.

Sumber: Suara.com

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: # apem# ketan# munggahanMenuPuasaramadhan
Previous Post

Penjelasan Kemenag Pentingnya Sidang Isbat Awal Ramadhan, Syawal dan Zulhijah

Next Post

Hukum Ziarah Kubur Menjelang Ramadan Menurut Ustaz Adi Hidayat

Next Post
Hukum Ziarah Kubur Menjelang Ramadan Menurut Ustaz Adi Hidayat

Hukum Ziarah Kubur Menjelang Ramadan Menurut Ustaz Adi Hidayat

Prabowo, Megawati, JK, dan Ma’ruf Kumpul di Gedung Pancasila

Prabowo, Megawati, JK, dan Ma’ruf Kumpul di Gedung Pancasila

1 Juni 2026
Bom Peninggalan Perang Dunia II Meledak di Biak

Bom Peninggalan Perang Dunia II Meledak di Biak

1 Juni 2026
Edi Kamtono Ajak Warga Pontianak Rawat Kebhinekaan

Edi Kamtono Ajak Warga Pontianak Rawat Kebhinekaan

1 Juni 2026

Gallery Video

  • DEBAT PUBLIK ANTAR PASANGAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN KETAPANG TAHUN 2024
    • DEBAT PUBLIK ANTAR PASANGAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN KETAPANG TAHUN 2024

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 3
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 3

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 4
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 4

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 5
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 5

    • Watch Video

  • KAMPUNG KB MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
    • KAMPUNG KB MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

    • Watch Video

  • DPRD SAHKAN APBD KABUPATEN MEMPAWAH TA 2021 Rp1,08 TRILIUN
    • DPRD SAHKAN APBD KABUPATEN MEMPAWAH TA 2021 Rp1,08 TRILIUN

    • Watch Video

Advertisement Space Availble

Recent News

  • Prabowo, Megawati, JK, dan Ma’ruf Kumpul di Gedung Pancasila
  • Bom Peninggalan Perang Dunia II Meledak di Biak
  • Edi Kamtono Ajak Warga Pontianak Rawat Kebhinekaan

PT. KALBAR INFORMASI GROUP (KBIG)

Recent News

Prabowo, Megawati, JK, dan Ma’ruf Kumpul di Gedung Pancasila

Prabowo, Megawati, JK, dan Ma’ruf Kumpul di Gedung Pancasila

1 Juni 2026
Bom Peninggalan Perang Dunia II Meledak di Biak

Bom Peninggalan Perang Dunia II Meledak di Biak

1 Juni 2026
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Amsi

copyright © 2025 banner 120x600

No Result
View All Result
  • Home
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Lifestyle
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

copyright © 2025 banner 120x600