triggernetmedia.com – Rapat Kerja (Raker) Komisariat Wilayah (Komwil) V Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) telah resmi dimulai di Hotel Mercure, Jalan Ahmad Yani, Kamis (7/12).
Topik utama yang dibahas adalah perubahan iklim yang semakin mendesak untuk diatasi. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, membagikan pengalaman serta strategi yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak untuk mengatasi dampak perubahan iklim, seperti genangan dan kabut asap akibat kebakaran lahan.
Edi Rusdi Kamtono juga menyampaikan satu buah buku Rencana Aksi Perubahan Iklim kepada kepala daerah yang hadir dalam pertemuan ini.
Menurutnya, Pontianak menjadi contoh dalam penanganan perubahan iklim dengan memanfaatkan energi terbaharukan, pengelolaan sampah, dan transportasi yang ramah lingkungan.
“Pontianak jadi role model dalam menangani perubahan iklim dengan mengoptimalkan energi terbarukan serta memprioritaskan pengelolaan sampah dan transportasi yang tidak mencemari lingkungan,” ungkapnya.
Pertemuan ini dihadiri oleh wali kota dan pejabat yang mewakili sembilan pemerintah kota di bawah Komisariat V Apeksi.
Edi berharap bahwa pertemuan ini akan semakin mempererat hubungan antar wali kota di Kalimantan. Upaya-upaya kolaboratif tengah digagas demi mendukung pembangunan berkelanjutan di Kalimantan.
Harrison, Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), juga menyampaikan harapannya terkait pemindahan ibu kota dari DKI Jakarta ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur.
Ia meyakini bahwa jika realisasi IKN terwujud di tahun depan, pembangunan serta perekonomian di Kalimantan akan semakin meningkat.
“Kita harus saling berbagi untuk kemajuan kota bersama. Pembangunan nasional harus merata, tidak hanya berpihak pada Pulau Jawa,” tambahnya.
Alwis Rustam, Direktur Eksekutif Apeksi, memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan ini. Ia mengungkapkan kesan positifnya terhadap rangkaian kegiatan yang telah diadakan, termasuk keindahan tepi sungai di waterfront yang menurutnya sangat memukau.
“Tahun 2024 bukan hanya tahun politik, namun juga tahun perencanaan. Setiap daerah harus mempersiapkan perencanaan yang matang terhadap pembangunan kota,” paparnya.
Alwis Rustam menegaskan pentingnya konsistensi dalam mengawal keberlanjutan, terutama di masa transisi saat ini. Harapannya, melalui kepemimpinan kesembilan kepala daerah yang hadir, pembangunan akan terus berjalan merata dan mendukung pembangunan IKN.



