Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Nasional

Uang Primer Adjusted Tumbuh 16,3 Persen pada Agustus 2026

Perkembangan Likuiditas Perekonomian dan Pertumbuhan Uang Primer Adjusted

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
10 September 2026
in Ekonomi, Headline, Keuangan, Nasional, News
0
Uang Primer Adjusted Tumbuh 16,3 Persen pada Agustus 2026

Ilustrasi Rupiah. (Gambar oleh pixabay.com/iqbalstock)

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan Uang Primer (M0) Adjusted sebesar 16,3 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada Agustus 2026. Pertumbuhan tersebut sedikit melambat dibandingkan Juli 2026 yang mencapai 17,1 persen (yoy).

Secara nominal, posisi Uang Primer M0 Adjusted pada Agustus 2026 mencapai Rp2.281,5 triliun.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Ramdan Denny Prakoso mengatakan perkembangan tersebut dipengaruhi oleh pertumbuhan giro bank umum di BI yang telah disesuaikan sebesar 19 persen secara tahunan serta uang kartal yang diedarkan yang tumbuh 12,9 persen secara tahunan.

“Pertumbuhan M0 Adjusted telah memperhitungkan dampak pemberian insentif likuiditas,” ujar Ramdan Denny dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (9/9/2026).

BI menjelaskan M0 Adjusted merupakan indikator uang primer yang telah mengisolasi dampak penurunan giro bank umum di BI akibat kebijakan pemberian insentif likuiditas.

Dengan penyesuaian tersebut, indikator M0 Adjusted diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih mencerminkan kondisi likuiditas dalam perekonomian dibandingkan pengukuran yang belum memperhitungkan dampak kebijakan tersebut.

BI juga menyebut metode perhitungan M0 Adjusted telah disesuaikan sejak Januari 2025. Penyesuaian dilakukan untuk memperoleh gambaran yang lebih tepat mengenai perkembangan uang primer sekaligus mengukur dampak kebijakan likuiditas yang diterapkan bank sentral.

Dalam perhitungan tersebut, perkembangan uang primer tidak hanya dilihat dari perubahan likuiditas perbankan, tetapi juga mempertimbangkan pengaruh insentif likuiditas yang diberikan BI.

Pertumbuhan M0 Adjusted tersebut menjadi salah satu indikator yang dapat digunakan untuk melihat dinamika likuiditas perekonomian dengan memperhitungkan pengaruh kebijakan moneter BI.

Dengan demikian, meskipun pertumbuhan Agustus 2026 tercatat lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya, perkembangan M0 Adjusted tetap menunjukkan pertumbuhan likuiditas primer yang cukup kuat setelah dampak kebijakan insentif likuiditas diperhitungkan.

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: Bank Indonesia (BI)Giro bank umumInsentif likuiditaskebijakan moneterLikuiditas perekonomianPertumbuhan M0Stabilitas ekonomi IndonesiaUang kartalUang Primer M0 Adjusted
Previous Post

Rokok Ilegal Tekan Industri Legal hingga Penerimaan Negara dan PAD

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Uang Primer Adjusted Tumbuh 16,3 Persen pada Agustus 2026

Uang Primer Adjusted Tumbuh 16,3 Persen pada Agustus 2026

10 September 2026
Rokok Ilegal Tekan Industri Legal hingga Penerimaan Negara dan PAD

Rokok Ilegal Tekan Industri Legal hingga Penerimaan Negara dan PAD

10 September 2026
Bea Cukai Jakarta Sita 10,78 Juta Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Rp8,05 Miliar

Bea Cukai Jakarta Sita 10,78 Juta Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Rp8,05 Miliar

10 September 2026
HUT ke-7 IJTI Kalbar Jadi Momentum Perkuat Peran Jurnalis di Tengah Bencana

HUT ke-7 IJTI Kalbar Jadi Momentum Perkuat Peran Jurnalis di Tengah Bencana

9 September 2026

Recent News

Uang Primer Adjusted Tumbuh 16,3 Persen pada Agustus 2026

Uang Primer Adjusted Tumbuh 16,3 Persen pada Agustus 2026

10 September 2026
Rokok Ilegal Tekan Industri Legal hingga Penerimaan Negara dan PAD

Rokok Ilegal Tekan Industri Legal hingga Penerimaan Negara dan PAD

10 September 2026
Bea Cukai Jakarta Sita 10,78 Juta Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Rp8,05 Miliar

Bea Cukai Jakarta Sita 10,78 Juta Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Rp8,05 Miliar

10 September 2026
HUT ke-7 IJTI Kalbar Jadi Momentum Perkuat Peran Jurnalis di Tengah Bencana

HUT ke-7 IJTI Kalbar Jadi Momentum Perkuat Peran Jurnalis di Tengah Bencana

9 September 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development