triggernetmedia.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,72 persen pada perdagangan Senin (25/5/2026). Meski bergerak di zona hijau, penguatan indeks dibayangi aksi jual bersih investor asing yang mencapai Rp 2,09 triliun.
Sejumlah saham berkapitalisasi besar yang paling banyak dilepas investor asing antara lain AMMN, BMRI, AMRT, ANTM, dan TPIA.
Untuk perdagangan Selasa (26/5/2026), IHSG diperkirakan berpotensi mengalami koreksi teknikal setelah mengalami penguatan dalam beberapa sesi sebelumnya.
Berdasarkan proyeksi teknikal, IHSG diperkirakan bergerak pada area support 6.060 hingga 6.170 dan resistance di kisaran 6.250 sampai 6.270.
Dari pasar global, bursa saham Amerika Serikat tidak melakukan perdagangan pada Senin karena libur nasional Memorial Day. Namun pada penutupan akhir pekan lalu, indeks utama Wall Street ditutup menguat.
Indeks Dow Jones naik 0,58 persen, S&P 500 menguat 0,37 persen, dan Nasdaq Composite bertambah 0,19 persen.
Sentimen positif turut didorong penguatan saham teknologi, termasuk Qualcomm yang melonjak hampir 12 persen, serta kenaikan harga minyak dunia.
Sementara itu, mayoritas bursa saham Asia Pasifik juga ditutup menguat setelah muncul sinyal potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran terkait pembukaan Selat Hormuz.
Indeks Taiex Taiwan memimpin penguatan dengan kenaikan 3,26 persen, diikuti Nikkei 225 Jepang sebesar 2,87 persen dan CSI 300 China sebesar 1,58 persen.
Di tengah potensi konsolidasi IHSG, sejumlah saham direkomendasikan analis untuk dicermati pada perdagangan harian, di antaranya TINS, DMAS, UVCR, MAPI, WBSA, dan INDY.



