triggernetmedia.com – Nutrisionis Fitri Eka Nurhasanah mengatakan alergi makanan dapat memicu reaksi serius sehingga masyarakat perlu memahami tanda dan pemicunya sejak dini.
Hal itu disampaikan Fitri saat memberikan edukasi kepada pengunjung di RSUD SSMA Kota Pontianak, Selasa, 12 Mei 2026.
Menurut dia, alergi makanan terjadi ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan terhadap kandungan tertentu dalam makanan.
“Alergi makanan masih sering dianggap sepele, padahal pada beberapa kasus dapat membahayakan nyawa,” katanya.
Fitri menjelaskan tubuh akan melepaskan immunoglobulin E (IgE) dan histamin ketika terpapar alergen sehingga memicu berbagai gejala alergi.
Ia mengatakan gejala alergi makanan dapat berupa gatal pada kulit, wajah bengkak, bersin, hidung berair, pusing, batuk, hingga sesak napas.
Beberapa jenis makanan yang kerap memicu alergi antara lain kacang-kacangan, susu sapi, telur, kerang, buah-buahan tertentu, serta makanan olahan.
Menurut Fitri, alergi makanan dapat dialami anak-anak maupun orang dewasa. Risiko alergi juga meningkat apabila terdapat riwayat alergi dalam keluarga.
Ia menambahkan stres, kondisi imunitas, dan pola makan yang kurang baik dapat menjadi faktor pemicu alergi makanan.
“Dengan mengenali pemicu alergi sejak dini, reaksi berbahaya dapat diminimalkan dan penanganan medis bisa dilakukan lebih cepat,” ujarnya.

