triggernetmedia.com – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengajak Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) untuk meneguhkan ideologi dan memperkuat peran gerakan mahasiswa dalam menjawab tantangan pembangunan daerah.
Hal itu disampaikan saat menghadiri kegiatan Halal Bihalal dan Dialog Refleksi Milad ke-62 IMM di Aula Rumah Dinas Wakil Wali Kota Pontianak, Sabtu (18/4/2026).
“IMM harus terus meneguhkan ideologi dan memperkuat peran gerakan mahasiswa agar mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah,” ujar Bahasan.
Ia menilai IMM memiliki posisi strategis dalam mendorong perubahan melalui gagasan yang kritis dan solutif, terutama dalam menghadapi persoalan perkotaan seperti pengelolaan lingkungan dan penanganan banjir.
Menurut Bahasan, masyarakat Pontianak sejak lama memiliki kearifan lokal dalam menghadapi kondisi geografis, salah satunya melalui pembangunan rumah panggung yang menyesuaikan tinggi muka air.
Namun, seiring perkembangan kota, diperlukan kajian yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.
Ia juga memaparkan rencana pembangunan infrastruktur, termasuk jalan lingkar yang akan menghubungkan wilayah Pontianak Selatan, Tenggara, Timur, dan Utara.
Pembangunan tersebut diharapkan dapat mengurai kemacetan serta meningkatkan mobilitas masyarakat, khususnya dari kawasan perbatasan dengan Kabupaten Kubu Raya.
Selain itu, pemerintah kota akan mengintegrasikan pembangunan jalan dengan sistem drainase guna mengurangi potensi genangan air dan kebakaran lahan.
Bahasan menegaskan, pemerintah membutuhkan masukan dari mahasiswa dan akademisi agar perencanaan pembangunan lebih tepat sasaran.
Sementara itu, Ketua Umum PC IMM Kota Pontianak, Muhammad Sher Khan, mengatakan Milad ke-62 IMM menjadi momentum refleksi dan konsolidasi gerakan kader.
“Kami terus melakukan konsolidasi untuk memperkuat gerakan IMM secara berkelanjutan,” ujarnya.




