triggernetmedia.com – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melakukan penyesuaian anggaran dan pola kerja seiring kebijakan efisiensi yang ditempuh pemerintah.
Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar mengatakan, pembahasan mengenai langkah penghematan telah dilakukan, termasuk pengaturan ulang kegiatan di lingkungan Gedung DPR, Senayan.
Salah satu langkah yang diterapkan adalah pengurangan perjalanan dinas aparatur sipil negara (ASN). Anggaran yang dihemat dialihkan untuk kebutuhan yang dinilai lebih prioritas.
Selain itu, DPR juga berencana membatasi penggunaan listrik. Lampu dan pendingin ruangan di ruang-ruang yang tidak digunakan akan dimatikan sebagai bagian dari upaya efisiensi energi.
Indra menjelaskan, apabila tidak terdapat kegiatan persidangan, seluruh lampu di gedung DPR akan dimatikan paling lambat pukul 20.00.
Ia menambahkan, langkah tersebut masih dilakukan secara manual karena belum seluruh gedung dilengkapi sistem otomatis.
Upaya penghematan juga akan diterapkan pada penggunaan kendaraan dinas guna menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Namun, skema teknis kebijakan tersebut masih dalam tahap pembahasan.
Indra memastikan aktivitas DPR secara keseluruhan akan kembali berjalan normal pada pekan depan. Meski demikian, ia menegaskan DPR saat ini masih berada dalam masa sidang.
Menurut dia, sejumlah anggota dewan tetap menjalankan kegiatan di daerah pemilihan serta agenda komisi masing-masing.




