triggernetmedia.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah harus dimaknai lebih dari sekadar kegiatan seremonial. Menurut dia, peristiwa tersebut merupakan momentum untuk menenangkan hati dan menguatkan iman di tengah berbagai tantangan kehidupan.
Hal itu disampaikan Edi saat menghadiri peringatan Isra Mikraj bersama Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Pontianak di Aula Rumah Dinas Wali Kota, Kamis (29/1/2026).
“Isra Mikraj adalah tonggak sejarah umat Islam karena di sanalah perintah salat diturunkan. Di tengah derasnya arus informasi saat ini, peringatan Isra Mikraj harus menjadi ruang refleksi untuk memperkuat keimanan,” kata Edi.
Ia menilai kondisi global yang belum stabil, bencana alam, serta tekanan ekonomi turut memengaruhi kehidupan masyarakat. Karena itu, penguatan ukhuwah Islamiyah dan kebersamaan menjadi penting untuk menghadapi berbagai ujian.
Menurut Edi, peringatan hari besar keagamaan juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta meningkatkan kualitas kehidupan sosial masyarakat. Pemerintah Kota Pontianak, kata dia, akan terus mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan karakter warga.
“Kami terus mendorong sinergi dengan BKMT dan majelis taklim dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat,” ujarnya.
Menjelang Ramadan, Edi mengajak masyarakat mempersiapkan diri secara lahir dan batin agar dapat menjalankan ibadah dengan optimal.
Ketua BKMT Kota Pontianak Yanieta Arbiastutie mengatakan BKMT kini tidak hanya menjadi wadah pembinaan kaum ibu, tetapi juga melibatkan berbagai elemen masyarakat. Transformasi itu dilakukan agar pembinaan keagamaan dapat dirasakan lebih luas.
“BKMT ingin menjadi ruang yang inklusif untuk mempererat silaturahmi dan menguatkan nilai-nilai keislaman di tengah tantangan kehidupan modern,” kata Yanieta.











