Rabu, 3 Juni 2026
Trigger Netmedia
  • Home
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Lifestyle
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
Home Nasional

Mahfud MD Desak Penyelidikan Mark-Up Proyek Kereta Cepat Whoosh

Potensi Korupsi dan Risiko Utang Luar Negeri terhadap Kedaulatan Negara

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
16 Oktober 2025
in Headline, Indonesia Membangun, Infrastruktur, Nasional, News, Sorotan, Sospolhukam
0
Mahfud MD Desak Penyelidikan Mark-Up Proyek Kereta Cepat Whoosh

Eks Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD. (tangkap layar.dok. Mahfud)

1.2k
VIEWS
Share on Facebook

triggernetmedia.com – Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD secara terbuka mendesak pemerintah untuk mengusut tuntas dugaan penggelembungan dana (mark-up) dalam proyek strategis nasional Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh).

Melalui siniar di kanal YouTube pribadinya, @Mahfud MD Official, Selasa (14/10/2025), Mahfud mempertanyakan secara tegas aliran dana proyek yang membengkak dan menuntut agar pihak-pihak yang bertanggung jawab dipanggil serta dimintai keterangan.

Related posts

Kuasa Hukum Yaqut Ungkap Capaian 241.000 Jemaah Haji di Tengah Perkara Kuota

Yaqut Diperiksa KPK, Kuasa Hukum Sebut Tak Ada Pertanyaan Soal Aliran Dana

3 Juni 2026
Prabowo Tunjuk Nanik S Dayang Pimpin Badan Gizi Nasional

Prabowo Tunjuk Nanik S Dayang Pimpin Badan Gizi Nasional

3 Juni 2026

“Dugaan mark-up ini harus diperiksa. Ini uangnya lari ke mana dan ke siapa,” ujar Mahfud.
“Pelaku-pelakunya masih ada, dan pemerintah harus memanggil mereka agar kasus ini menjadi jelas,” tambahnya.

Mahfud menilai, potensi penyimpangan anggaran pada proyek Whoosh bisa menjadi kasus korupsi besar yang merugikan keuangan negara. Ia menegaskan, penyelidikan pidana harus dilakukan agar menjadi pelajaran dan mencegah pembiaran terhadap praktik serupa.

Sinyal “Bom Waktu” dari Internal KAI

Pernyataan Mahfud ini memperkuat kekhawatiran publik yang sebelumnya disampaikan oleh Direktur PT KAI, Bobby Rasyidin, dalam rapat bersama DPR pada Agustus 2025. Saat itu, Bobby sempat mengungkap bahwa pendapatan Whoosh tidak sesuai rencana dan perusahaan membutuhkan bantuan pemerintah untuk membayar utang ke China — sebelum pernyataannya diinterupsi anggota dewan.

Data Ekonom: Biaya Proyek Tiga Kali Lipat dari Standar China

Ekonom Anthony Budiawan dari Political Economy and Policy Studies (PEPS) juga mengungkap dugaan ketidakwajaran biaya proyek tersebut. Menurutnya, biaya pembangunan Whoosh mencapai 52 juta dolar AS per kilometer, jauh di atas standar biaya pembangunan kereta cepat di China yang hanya berkisar 17–30 juta dolar AS per kilometer.

“Perbedaan harga yang signifikan ini menimbulkan pertanyaan besar soal efisiensi dan transparansi anggaran,” kata Anthony.

Ancaman Gagal Bayar dan Kedaulatan Negara

Mahfud MD memperingatkan, jika dugaan mark-up dan pembengkakan biaya ini tidak diselesaikan, Indonesia berpotensi menghadapi krisis kedaulatan akibat gagal bayar utang.

Dengan total utang proyek mencapai Rp116 triliun kepada pihak China, posisi Indonesia disebut menjadi sangat rentan.

“Akibatnya sangat berbahaya bagi rakyat. Kalau kita gagal bayar, berarti China bisa mengambil alih. Tapi mereka tentu tidak akan mengambil aset kereta yang ada di kota, melainkan bisa menuntut kompensasi lain yang lebih strategis misalnya wilayah perairan seperti Natuna Utara,” ujar Mahfud.

Ia bahkan membandingkan skenario ini dengan kasus Sri Lanka, yang terpaksa menyerahkan pelabuhan strategisnya kepada China akibat jeratan utang.

Kerugian KAI dan Jejak Awal Kontroversi

Kondisi keuangan PT KAI juga semakin mengkhawatirkan. Pada semester II 2024, KAI mencatat kerugian Rp1,9 triliun, dan secara total mencapai Rp2,69 triliun sepanjang 2024. Kerugian kembali berlanjut pada semester I 2025, dengan nilai sekitar Rp1 triliun.

Analis kebijakan publik Agus Pambagio menilai proyek Whoosh sejak awal sudah menimbulkan kontroversi. Ia mengungkap, keputusan memindahkan proyek dari Jepang ke China merupakan inisiatif langsung Presiden Joko Widodo saat itu.

“Kami sudah memberi masukan, tapi karena keputusan berasal dari Presiden Jokowi, proyek ini tetap dijalankan,” kata Agus.
Ia menambahkan, Ignasius Jonan, yang kala itu menjabat Direktur Utama KAI, bahkan dicopot dari jabatannya karena perbedaan pandangan terkait proyek tersebut.

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: Agus PambagioAnthony Budiawanbiaya kereta cepat Indonesiadugaan mark-up proyek Whooshkasus Sri Lankakedaulatan Natuna Utarakorupsi proyek infrastrukturMahfud MDPrabowo Subiantoproyek kereta cepat Whooshpt kaiutang ke China
Previous Post

Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Menteri Terpopuler Versi Survei Index Politica

Next Post

Dana SAL APBN Bakal Mengalir ke Bank Pembangunan Daerah, Pemerintah Tunggu Kesiapan Teknis

Next Post
Target 8 Persen Menkeu Purbaya Dikritik, Suntikan Rp200 T Diganggu Masalah Struktural

Dana SAL APBN Bakal Mengalir ke Bank Pembangunan Daerah, Pemerintah Tunggu Kesiapan Teknis

Kuasa Hukum Yaqut Ungkap Capaian 241.000 Jemaah Haji di Tengah Perkara Kuota

Yaqut Diperiksa KPK, Kuasa Hukum Sebut Tak Ada Pertanyaan Soal Aliran Dana

3 Juni 2026
Prabowo Tunjuk Nanik S Dayang Pimpin Badan Gizi Nasional

Prabowo Tunjuk Nanik S Dayang Pimpin Badan Gizi Nasional

3 Juni 2026
Dasco Ungkap Alasan Pemerintah Copot Dadan Hindayana dari BGN

Dasco Ungkap Alasan Pemerintah Copot Dadan Hindayana dari BGN

3 Juni 2026

Gallery Video

  • DEBAT PUBLIK ANTAR PASANGAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN KETAPANG TAHUN 2024
    • DEBAT PUBLIK ANTAR PASANGAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN KETAPANG TAHUN 2024

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 3
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 3

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 4
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 4

    • Watch Video

  • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 5
    • DEBAT PUBLIK PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI KETAPANG 2020 SEGMEN 5

    • Watch Video

  • KAMPUNG KB MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
    • KAMPUNG KB MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

    • Watch Video

  • DPRD SAHKAN APBD KABUPATEN MEMPAWAH TA 2021 Rp1,08 TRILIUN
    • DPRD SAHKAN APBD KABUPATEN MEMPAWAH TA 2021 Rp1,08 TRILIUN

    • Watch Video

Advertisement Space Availble

Recent News

  • Yaqut Diperiksa KPK, Kuasa Hukum Sebut Tak Ada Pertanyaan Soal Aliran Dana
  • Prabowo Tunjuk Nanik S Dayang Pimpin Badan Gizi Nasional
  • Dasco Ungkap Alasan Pemerintah Copot Dadan Hindayana dari BGN

PT. KALBAR INFORMASI GROUP (KBIG)

Recent News

Kuasa Hukum Yaqut Ungkap Capaian 241.000 Jemaah Haji di Tengah Perkara Kuota

Yaqut Diperiksa KPK, Kuasa Hukum Sebut Tak Ada Pertanyaan Soal Aliran Dana

3 Juni 2026
Prabowo Tunjuk Nanik S Dayang Pimpin Badan Gizi Nasional

Prabowo Tunjuk Nanik S Dayang Pimpin Badan Gizi Nasional

3 Juni 2026
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Amsi

copyright © 2025 banner 120x600

No Result
View All Result
  • Home
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Lifestyle
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

copyright © 2025 banner 120x600