triggernetmedia.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pontianak menggelar Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus serentak di seluruh kecamatan. Kegiatan ini dipusatkan di Halaman Kantor Camat Pontianak Barat, sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi kenaikan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang biasanya meningkat pada September–November.
Kepala Dinkes Kota Pontianak, Saptiko, menegaskan kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan dorongan agar masyarakat terbiasa menjaga kebersihan lingkungan.
“Kasus DBD biasanya naik di periode ini. Karena itu, PSN harus dilakukan secara mandiri dan berkelanjutan, baik di rumah, sekolah, maupun fasilitas umum,” ujarnya.
Kasus DBD dan Pentingnya Pencegahan
Data Dinkes mencatat, sejak Januari hingga September 2025 terdapat 65 kasus DBD dengan rata-rata tujuh kasus per bulan. Meski tergolong rendah, tren tahunan menunjukkan peningkatan menjelang akhir tahun.
Masyarakat diminta menerapkan 3M Plus, yaitu menguras penampungan air, menutup wadah air, memanfaatkan kembali barang bekas, serta menambahkan langkah tambahan seperti larvasida, memelihara ikan pemakan jentik, atau menggunakan kutu air.
“Fogging bukan solusi utama, karena hanya membunuh nyamuk dewasa. Pencegahan terbaik tetap menjaga lingkungan bebas sarang nyamuk,” tegas Saptiko.
Peran Masyarakat dan Lintas Sektor
Dinkes melibatkan puskesmas, kelurahan, kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga sekolah untuk aktif memantau kebersihan lingkungan. Warga juga diingatkan waspada terhadap gejala DBD seperti demam tinggi 2–5 hari dan muncul bercak merah pada kulit, dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.
Seluruh biaya perawatan pasien DBD ditanggung BPJS Kesehatan, selama tidak berstatus kejadian luar biasa (KLB).
Dukungan Pemerintah Kecamatan
Camat Pontianak Barat, Titin Widiyanti, mengapresiasi kolaborasi PSN ini. Menurutnya, gerakan serentak dan gotong royong yang rutin digelar sejak awal tahun menjadi bukti keseriusan pemerintah kota bersama masyarakat.
“Kalau ada satu warga terkena DBD, maka yang lain juga harus peduli. Harapannya, kesadaran warga semakin tinggi untuk menjaga lingkungan tetap bersih, sehat, dan aman,” ujarnya.











