triggernetmedia.com – Pemerintah Kota Pontianak kembali memacu kreativitas aparatur sipil negara (ASN) melalui Kompetisi Inovasi Kota Pontianak 2025 yang resmi dimulai, Kamis (18/9/2025). Ajang ini bukan sekadar lomba, melainkan ruang bagi ASN dan perangkat daerah untuk membuktikan karya inovatif yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah, menyebut predikat Kota Sangat Inovatif yang diraih tahun lalu dari Kemendagri menjadi tantangan tersendiri. Menurutnya, capaian tersebut harus dijaga dengan menghadirkan terobosan yang nyata dan berkelanjutan.
“Inovasi bukan hanya laporan di atas meja, melainkan harus hidup dan memberi manfaat. Dukungan pimpinan, baik dari sisi regulasi maupun pembiayaan, sangat penting agar ide bisa berjalan,” ujar Amirullah saat membuka kegiatan di Aula SSA Kantor Wali Kota.
Ia menambahkan, ASN yang pernah mengikuti diklat wajib mengimplementasikan aksi perubahan yang mereka buat. Hal itu dinilai bisa memperbanyak inovasi baru jika dijalankan dengan serius.
Kompetisi inovasi tahun ini mencakup tiga kategori utama: tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, dan inovasi sesuai urusan daerah. Peserta dibagi menjadi dua kelompok, yaitu perangkat daerah/kecamatan/BUMD serta UPT dinas/puskesmas/kelurahan.
Amirullah menitipkan pesan agar peserta menekankan pada kemudahan layanan publik dan memastikan keberlanjutan inovasi meski terjadi mutasi pegawai.
“Pontianak harus terus bergerak dari sekadar predikat menuju kota yang benar-benar adaptif, kreatif, dan inovatif. Dengan kerja bersama, masyarakat akan merasakan dampak positif dari setiap inovasi,” pungkasnya.




