triggernetmedia.com – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menyampaikan jawaban Pemerintah Provinsi Kalbar atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025. Penyampaian dilakukan dalam rapat paripurna ke-32 masa persidangan III di DPRD Kalbar, Selasa (26/8/2025).
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, kami mengucapkan terima kasih kepada DPRD Kalbar yang telah memberikan masukan, saran, dan kritik demi penyempurnaan kualitas APBD perubahan tahun 2025,” ujar Krisantus.
Ia menegaskan bahwa jawaban yang disampaikan merupakan hasil koordinasi dengan setiap OPD sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Karena itu, ia meminta seluruh OPD agar tidak berhenti pada penyampaian jawaban, tetapi benar-benar mengimplementasikan program sesuai komitmen.
“Jangan sampai hanya sekadar dijawab, tetapi tidak dilaksanakan ke depannya,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Wagub Kalbar juga menyinggung perkembangan Pelabuhan Kijing yang kini sudah berfungsi dan tinggal menunggu pemasangan crane oleh Pelindo. Menurutnya, jika pelabuhan ini berjalan penuh, maka Kalbar akan mendapat banyak keuntungan, mulai dari peningkatan ekspor hingga penyerapan tenaga kerja.
“Dengan beroperasinya Pelabuhan Kijing, maka DBH sawit dan tambang tidak lagi keluar ke daerah lain, tetapi masuk ke Kalimantan Barat. Dampaknya akan langsung dirasakan melalui peningkatan transfer pusat ke daerah,” jelasnya.
Krisantus optimistis, penyempurnaan perubahan APBD 2025 yang dibahas bersama DPRD serta dukungan infrastruktur strategis seperti Pelabuhan Kijing, akan memperkuat pertumbuhan ekonomi Kalbar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.




