triggernetmedia.com, Batam – Sebanyak 131 jemaah haji asal Kabupaten Kapuas Hulu yang tergabung dalam Kloter 27 Debarkasi Batam tiba dengan selamat di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, pada Kamis pagi (10/7/2025). Kedatangan kloter terakhir ini sekaligus menandai berakhirnya rangkaian pemulangan jemaah haji Provinsi Kalimantan Barat melalui Debarkasi Batam.
Setibanya di Batam sekitar pukul 08.15 WIB, para jemaah langsung diarahkan ke Aula Asrama Haji Batam Center untuk mengikuti sejumlah tahapan akhir, mulai dari pembinaan, pendataan, hingga pemeriksaan kesehatan.
Yang istimewa, penyambutan jemaah kali ini turut dihadiri langsung oleh Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, S.H., M.H., bersama jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu. Hadir pula Wakil Ketua II DPRD Kapuas Hulu Topan Ali Akbar, anggota DPRD Andi Aswad, S.H., Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. Iwan Setiawan, M.Si., Kabag Kesra Elias Kinson, S.E., serta perwakilan dari Dinas Kesehatan, Perlindungan Penduduk, dan KB, H. Sudarso, S.Pd., M.M.
Dalam sambutannya, Bupati Fransiskus Diaan mengungkapkan rasa syukur atas kepulangan jemaah dalam kondisi sehat dan selamat. Ia berharap para jemaah dapat menjadi teladan spiritual di tengah masyarakat.
“Kami bersyukur Bapak-Ibu jemaah kembali dalam keadaan sehat. Semoga pengalaman haji menjadi sumber inspirasi dan teladan bagi masyarakat di Kapuas Hulu,” ujarnya.
Suasana penyambutan berlangsung khidmat dan penuh haru. Para jemaah tampak terharu saat menerima pelukan dan ucapan selamat dari keluarga serta pejabat daerah. Pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh tim medis untuk memastikan seluruh jemaah dalam kondisi stabil sebelum dipulangkan ke daerah masing-masing.
Sementara itu, berdasarkan laporan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Batam, masih terdapat lima jemaah asal Indonesia yang sedang menjalani perawatan di Arab Saudi, tiga di antaranya berasal dari Kalimantan Barat. Pemerintah terus memantau perkembangan kondisi mereka dan akan memfasilitasi proses kepulangan begitu dinyatakan layak terbang oleh tim medis.
Penyambutan ini menjadi wujud nyata perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu terhadap warganya. Sinergi antara PPIH, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan pihak keluarga menjadi kunci kelancaran seluruh proses pemulangan jemaah.











