triggernetmedia.com, Jakarta – Surat dari Forum Purnawirawan Prajurit TNI yang meminta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dimakzulkan belum dibacakan dalam Rapat Paripurna DPR. Namun, DPR RI disebut juga telah menerima surat lain dari kelompok purnawirawan TNI yang berisi dukungan agar Gibran tidak dimakzulkan.
Sekretaris Jenderal DPR RI, Indra Iskandar, membenarkan adanya surat kedua yang masuk ke Parlemen. Meski demikian, ia enggan membeberkan isi lengkapnya.
“Iya betul, ada surat lain selain dari Forum Purnawirawan Prajurit TNI,” ujar Indra, Rabu (25/6/2025).
Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyatakan bahwa DPR akan bersikap hati-hati sebelum menanggapi surat tersebut. Menurutnya, banyak surat yang mengatasnamakan purnawirawan diterima DPR, sehingga perlu verifikasi lebih lanjut.
“Harus disikapi hati-hati. Kami akan pelajari terlebih dahulu, baru akan diputuskan di Rapat Pimpinan atau Badan Musyawarah,” ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Selasa (24/6/2025).
Dasco juga menyebut surat dari Forum Purnawirawan belum sampai ke pimpinan DPR dan masih berada di Sekretariat Jenderal.
Sebelumnya, surat dari Forum Purnawirawan Prajurit TNI yang berisi desakan agar Gibran dimakzulkan dikirim ke DPR, DPD, dan MPR pada 2 Juni 2025. Dalam surat bernomor 003/FPPTNI/V/2025, Forum menyampaikan pandangan hukum terkait proses politik dan hukum yang mengantarkan Gibran menjadi wakil presiden.
Sekretariat Forum, Bimo Satrio, menyatakan pihaknya siap jika dipanggil DPR, DPD, atau MPR untuk memberikan penjelasan lebih lanjut terkait isi surat.
Di sisi lain, Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan bahwa surat tersebut belum masuk ke pimpinan DPR dan belum dibahas dalam masa sidang yang baru dibuka.
“Belum lihat, ini baru masuk masa sidang,” kata Puan usai memimpin Rapat Paripurna DPR, Selasa (24/6/2025).



