Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Nasional

Penyidikan Kejagung Seret 10 Saksi Kunci di Kasus Korupsi Pertamina

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
6 Mei 2025
in Nasional, Sorotan, Sospolhukam
0
Penyidikan Kejagung Seret 10 Saksi Kunci di Kasus Korupsi Pertamina

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar. (Suara.com/Faqih)

0
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Tim Penyidik Jaksa Agung Muda bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali melakukan penyidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina (Persero), Sub Holding dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) tahun 2018 hingga 2023.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Harli Siregar mengatakan bahwa sejak Senin 5 Mei 2025 pagi sejumlah 10 orang saksi telah menjalani pemeriksaan dalam perkara ini.

Adapun 10 orang saksi yang diperiksa oleh penyidik yakni SIP selaku Chatering and Operation Executive PT Pertamina International Shipping PTE LTD Singapura.

Kemudian MR selaku Manajer Keuangan/Treasury PT Pertamina International Shipping PTE LTD Singapura.

“Saksi lainnya SA selaku Manager Tonnage Management PT Pertamina International Shipping, DS selaku Managing Ship Chatering PT Pertamina International Shipping tahun 2022 sampai dengan 2023,” kata Harli, dalam keterangannya, Senin 5 Mei 2025.

Kemudian, saksi selanjutnya yakni EP selaku Manager Ship Chatering PT Pertamina International Shipping tahun 2021, FM selaku PT British Petroleum, dan AS selaku VP Tonnage Management & Service PT Pertamina International Shipping tahun 2022 sampai dengan 2023.

Manager Treasury PT Pertamina Patra Niaga berinisial AN juga ikut diperiksa sebagai saksi. Direktur PT Global Maritim Industri berinisial MD, dan Direktur PT Tanker Total Pasifik berinisial DRW menjadi pihak terakhir yang menjalani pemeriksaan sebagai saksi hari ini.

“10 orang saksi tersebut diperiksa terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi atas selaku Direktur Utama PT Pertamina International Shipping,” jelas Harli.

Pemeriksaan para saksi ini menjadi bagian penting dalam rangka mengungkap praktik dugaan korupsi dalam tata niaga migas, yang menjadi isu strategis nasional.

Dengan demikian, proses ini diharapkan memberikan efek jera serta mendorong transparansi di sektor energi.

Sebelumnya, Kejagung telah membongkar praktik dugaan korupsi di PT Pertamina Patra Niaga, yang masih satu grup dengan Pertamina.

Dalam kasus ini, sejumlah pihak diketahui tetap melakukan impor bahan bakar minyak (BBM) secara besar-besaran, padahal pada saat yang sama, stok minyak dalam negeri dalam kondisi surplus.

Langkah impor tersebut dilakukan dengan sengaja untuk mendapatkan keuntungan sepihak.

Modus yang digunakan antara lain dengan memanipulasi harga BBM dari harga aslinya, dan menjualnya dengan harga yang telah dimodifikasi demi memperoleh keuntungan pribadi secara melawan hukum.

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan. [Kejaksaan Agung RI]
Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan. [Kejaksaan Agung RI]

Tidak hanya itu, penyidik juga menemukan indikasi adanya praktik pengoplosan BBM. Produk BBM dengan kadar oktan 90 (Pertalite) dioplos dengan bensin berkadar oktan 92 (Pertamax), kemudian dijual sebagai Pertamax.

Praktik ini berpotensi membahayakan konsumen sekaligus mencederai kepercayaan publik terhadap produk migas nasional.

Kerugian Rp193,7 Triliun

Dari hasil penyidikan dan perhitungan sementara, kerugian negara yang timbul akibat praktik ini pada tahun 2023 saja diperkirakan mencapai Rp193,7 triliun.

Jumlah ini menjadi salah satu kerugian terbesar dalam sejarah penegakan hukum sektor energi di Indonesia.

Kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang ini mencerminkan perlunya pengawasan yang lebih ketat terhadap tata niaga migas di Indonesia.

Pemerintah dan penegak hukum diharapkan tidak hanya menindak para pelaku, tetapi juga mendorong reformasi menyeluruh dalam pengelolaan energi nasional.

Sebagai salah satu BUMN strategis, PT Pertamina memegang peran penting dalam ketahanan energi nasional.

Namun, dugaan korupsi Pertamina yang melibatkan subholding dan mitra internasional seperti Pertamina International Shipping, menunjukkan bahwa tata kelola korporasi perlu diperkuat secara sistemik.

Kejaksaan Agung menegaskan komitmennya untuk terus mendalami kasus ini dan memastikan bahwa pihak-pihak yang terlibat akan dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku.

Berikut sembilan tersangka yang dijerat Kejaksaan Agung dalam perkara ini:

  1. Riva Siahaan selaku Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga;
  2. Sani Dinar Saifuddin selaku Direktur Optimasi Feedstock dan Produk;
  3. Yoki Firnandi selaku Dirut PT Pertamina Internasional Shipping;
  4. Agus Purwono selaku Vice President Feedstock Manajemen Kilang Pertamina Internasional;
  5. Muhammad Kerry Andrianto Riza atau MKAR selaku Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa. Kerry diketahui merupakan anak dari saudagar minyak Riza Chalid;
  6. Dimas Werhaspati selaku Komisaris PT Navigator Khatulistiwa sekaligus Komisaris PT Jenggala Maritim;
  7. Gading Ramadhan Joedo selaku Komisaris PT Jenggala Maritim sekaligus Dirut PT Orbit Terminal Merak;
  8. Maya Kusmaya selaku Direktur Pemasaran Pusat Pertamina Patra Niaga;
  9. Edward Corne selaku VP Trading Operation PT Pertamina Patra Niaga.

Sumber: Suara.com

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: # Korupsi PertaminaHarli Siregarkasus korupsi pertaminaKejagungkorupsi tata kelola minyak mentahKorupsi Tata Kelola Minyak Pertamina
Previous Post

Pemkot Pontianak Apresiasi Kehadiran Damkar Swasta, Siap Bekali Pelatihan Petugas

Next Post

Ungkap Kasus di Dinas PU Mempawah, KPK: Berkaitan dengan Proyek Pembangunan Jalan

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Next Post
Ungkap Kasus di Dinas PU Mempawah, KPK: Berkaitan dengan Proyek Pembangunan Jalan

Ungkap Kasus di Dinas PU Mempawah, KPK: Berkaitan dengan Proyek Pembangunan Jalan

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Honda Civic Genio, Mobil Legendaris dengan Kelebihan dan Kekurangan

Honda Civic Genio, Mobil Legendaris dengan Kelebihan dan Kekurangan

3 April 2024
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Pemprov Kalbar Cari Sekda Berintegritas, 12 Peserta Lolos Seleksi Administrasi

Pemprov Kalbar Cari Sekda Berintegritas, 12 Peserta Lolos Seleksi Administrasi

26 Oktober 2026
Anggota Komisi IV DPR RI Minta Evaluasi Menyeluruh Penanganan Karhutla Usai Petugas Gugur

Anggota Komisi IV DPR RI Minta Evaluasi Menyeluruh Penanganan Karhutla Usai Petugas Gugur

26 Oktober 2026
Empat Kabupaten di Kalbar Dapat Tambahan Banpres Karhutla, Masing-Masing Rp10 Miliar

Empat Kabupaten di Kalbar Dapat Tambahan Banpres Karhutla, Masing-Masing Rp10 Miliar

26 Oktober 2026
Bahasan: Pasar Murah Jadi Upaya Jaga Daya Beli Masyarakat Pontianak

Bahasan: Pasar Murah Jadi Upaya Jaga Daya Beli Masyarakat Pontianak

26 Oktober 2026

Recent News

Pemprov Kalbar Cari Sekda Berintegritas, 12 Peserta Lolos Seleksi Administrasi

Pemprov Kalbar Cari Sekda Berintegritas, 12 Peserta Lolos Seleksi Administrasi

26 Oktober 2026
Anggota Komisi IV DPR RI Minta Evaluasi Menyeluruh Penanganan Karhutla Usai Petugas Gugur

Anggota Komisi IV DPR RI Minta Evaluasi Menyeluruh Penanganan Karhutla Usai Petugas Gugur

26 Oktober 2026
Empat Kabupaten di Kalbar Dapat Tambahan Banpres Karhutla, Masing-Masing Rp10 Miliar

Empat Kabupaten di Kalbar Dapat Tambahan Banpres Karhutla, Masing-Masing Rp10 Miliar

26 Oktober 2026
Bahasan: Pasar Murah Jadi Upaya Jaga Daya Beli Masyarakat Pontianak

Bahasan: Pasar Murah Jadi Upaya Jaga Daya Beli Masyarakat Pontianak

26 Oktober 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development