triggernetmedia.com – Jepang dilaporkan menerima gelombang tsunami setelah gempa yang cukup kuat mengguncang Taiwan, Rabu (3/4) pagi.
Kejadian ini menimbulkan ketegangan di tiga wilayah Jepang, dengan peringatan dini yang berhasil dikeluarkan oleh badan peringatan tsunami negara tersebut.
Menurut para pejabat, tsunami setinggi 30 sentimeter tercatat menerjang Pulau Yonaguni pada pukul 09.18 dan Pulau Miyako pada pukul 10.50, waktu setempat.
Sementara itu, Pulau Ishigaki juga mengalami gelombang tsunami setinggi 20 cm pada pukul 10:42.
Meskipun demikian, sebelum tsunami melanda, badan peringatan tsunami Jepang telah memberikan peringatan dini ketika gempa terjadi di Taiwan, terutama mengingatkan Prefektur Okinawa di barat daya negara itu.
Warga telah dihimbau untuk tetap waspada menghadapi potensi gempa lebih lanjut, namun saat ini peringatan tersebut telah dicabut.
Pemerintah Jepang, dalam tanggapannya terhadap krisis ini, telah menyatakan bahwa belum ada laporan kerusakan yang signifikan di negara tersebut.
Hayashi Yoshimasa, Kepala Sekretaris Kabinet, menegaskan komitmen pemerintah untuk menangani situasi ini dengan cepat dan efisien.
“Dengan mendirikan markas darurat krisis, kami memprioritaskan keselamatan masyarakat dalam mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Kami terus mengumpulkan informasi terkini untuk memantau situasi saat ini,” ujar Yoshimasa seperti dilaporkan oleh NHK.
Kejadian ini menjadi peristiwa penting karena merupakan pertama kalinya badan meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan tsunami untuk wilayah pesisir Prefektur Okinawa sejak Gempa Bumi Besar dan Tsunami Jepang Timur pada tahun 2011.
Gempa di Taiwan sendiri memiliki magnitudo 7,7 dengan kedalaman 23 kilometer.
