triggernetmedia.com – Hari pertama Raker Komisariat Wilayah V Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Regional Kalimantan dimulai dengan semangat tinggi.
Rombongan peserta yang terdiri dari sembilan pemerintah kota se-Kalimantan memulai pagi mereka dengan ngopi bareng di sebuah warung kopi yang berlokasi dekat Pelabuhan Senghie.
Meski hujan rintik, semangat para kepala daerah dan utusan pemerintah kota se-Kalimantan tidak surut untuk menikmati keindahan Pontianak.
Setelah menyeruput kopi, rombongan berjalan kaki menyusuri waterfront, menikmati keindahan Sungai Kapuas dengan segala aktivitas yang terjadi di sekitarnya.
Perjalanan mereka berakhir di sebuah taman yang terletak di belakang Bank BNI, tempat para wali kota dan pejabat mewakili kota-kota mereka menanam pohon secara bersama-sama.
Di tengah-tengah kegiatan penanaman pohon, para tamu juga berkesempatan untuk bermain memanah balon yang disiapkan.
Pj Wali Kota Palangkaraya, Hera Nugrahayu, terkesan dengan kemajuan Kota Pontianak. Sebelumnya, ia sudah berkunjung dan kagum dengan keberadaan waterfront di tepian Sungai Kapuas.
Hera berkomitmen menjadikan Pontianak sebagai acuan untuk penataan tepian sungai di kota Palangkaraya.
“Pak Wali Kota Pontianak bercerita mengenai prosesnya, ini akan menjadi acuan kami di Palangkaraya karena kami juga sedang merencanakan penataan bantaran sungai,” ujarnya setelah menjelajahi waterfront, Kamis (7/12).
Dalam konteks tema lingkungan yang diangkat oleh Apeksi, Hera melihat Pontianak sebagai contoh kota yang layak huni. Dalam upaya menghadapi isu iklim global, menciptakan kota-kota yang ramah lingkungan dan layak huni menjadi fokus utama.
Ketua Komwil V Apeksi Regional Kalimantan, Basri Rase, yang juga menjabat sebagai Wali Kota Bontang, mengungkapkan kagumnya terhadap perkembangan Kota Pontianak.
“Pembangunan di Pontianak luar biasa, saya melihat perubahan yang signifikan dalam tiga tahun terakhir,” ujarnya.
Basri juga terkesan dengan kekayaan kuliner di Pontianak, khususnya buah-buahan seperti durian, langsat, dan duku yang menjadi favoritnya.
Tidak hanya menikmati keindahan sungai dan keberhasilan pembangunan, rombongan juga tidak melewatkan kesempatan untuk menikmati atmosfer hidup kota Pontianak di warung kopi yang buka 24 jam.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyebutkan bahwa sebelum pelaksanaan Raker, para tamu diajak menikmati Sungai Kapuas dengan berjalan kaki di sepanjang waterfront, kemudian melakukan kegiatan menanam pohon bersama di taman di belakang BNI.










