triggernetmedia.com – Rivan Nurmulki, atlet bola voli Indonesia, mendapat sanksi dari Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) setelah tampil dalam Kapolri Cup 2023 pada Agustus lalu meskipun sedang memiliki izin untuk tidak memperkuat tim nasional.
Dalam sebuah video blog di kanal YouTube pribadinya, Kamis (22/11), Rivan mengungkapkan bahwa dia telah menjalani sidang lanjutan, Kamis (17/11) yang lalu, dan menerima keputusan dari PBVSI terkait hukumannya.
Rivan dihukum larangan bermain selama satu tahun di liga internasional sebagai konsekuensi atas pelanggarannya.
Meskipun menerima sanksi tersebut, Rivan menyatakan bahwa dia tidak keberatan dengan hukuman tersebut, menyebut bahwa satu tahun “sebentar saja”.
Alasan utama Rivan untuk absen dari Kejuaraan Asia 2023 adalah karena kendala pekerjaan, di mana dia sedang mengurus pengunduran diri dari kepolisian.
Meskipun telah meminta izin untuk tidak bergabung dengan timnas, kesepakatan yang dia langgar adalah larangan bermain di kompetisi lain selain timnas.
Rivan mengakui kesalahannya karena tetap tampil di kompetisi tersebut meskipun telah dilarang oleh kesepakatan yang ada.
Meski mendapatkan hukuman, Rivan tetap menegaskan kesetiannya untuk membela timnas voli Indonesia jika dibutuhkan.
Dia juga menekankan bahwa absennya dari Kejuaraan Asia 2023 bukan karena menolak panggilan timnas, melainkan karena izin yang sudah dia minta sebelumnya.
Dalam penuturannya, Rivan menyatakan komitmennya untuk mendukung keberhasilan timnas voli Indonesia dengan memilih yang terbaik untuk mewakili negara.
