triggernetmedia.com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, bersama Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar dan Kota Pontianak, melakukan upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayahnya.
Mereka bersama mahasiswa, pengurus RT, dan tim lainnya membagikan abate dan ikan cupang kepada warga di Gang Alpokat Permai Kelurahan Sungai Beliung Kecamatan Pontianak Barat, Jumat (17/11).
“Sebenarnya kegiatan ini sudah berjalan tetapi kita gencarkan lagi dalam rangka memberantas berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti yang menyebabkan penyakit DBD, terutama jentik-jentik yang menjadi cikal bakal nyamuk tersebut,” ujarnya saat ditemui usai membagikan abate dan ikan cupang.
Wali Kota juga menyerahkan minyak serai kepada siswa SDN 56 Pontianak Barat sebagai langkah pencegahan.
Selain di permukiman warga, upaya ini juga melibatkan sekolah-sekolah sebagai target pemberantasan nyamuk.
Fogging dilakukan di lingkungan masyarakat dan sekolah. Fokus utama adalah sarang nyamuk di tempat-tempat penampungan air.
“Masyarakat juga diimbau untuk bergotong royong membersihkan lingkungan agar tidak terjadi sarang nyamuk,” pesannya.
Menurut Wali Kota, langkah-langkah ini bertujuan untuk menekan kasus DBD yang terutama menjangkiti wilayah Kelurahan Sungai Beliung dan Sungai Bangkong.
Pihaknya berupaya memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang tindakan pencegahan, termasuk menjaga kebersihan lingkungan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Saptiko, menjelaskan bahwa hari ini dilakukan pembagian abate, ikan cupang, dan minyak serai.
Rencananya, besok akan dilanjutkan dengan fogging. Saat ini, terdapat 108 kasus DBD di Kota Pontianak.
“Lihat di sekitar rumah apakah ada air-air yang tergenang dan bisa berpotensi menjadi sarang nyamuk. Pemberian abate juga harus dilakukan dan warga bisa mendapatkannya di puskesmas terdekat,” jelasnya.
Langkah ini disambut baik oleh warga, seperti Nurmila, yang mengapresiasi kegiatan pembagian abate serta informasi pencegahan DBD yang diberikan oleh pemerintah dan mahasiswa.











