triggernetmedia.com – Kasus tertukar bayi di Bogor akhirnya mendapatkan titik terang setelah pihak kepolisian berhasil menyelesaikan proses tes DNA dan mediasi antara kedua keluarga yang terlibat. Hasil tes DNA yang dilakukan oleh Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri menunjukkan bahwa kedua bayi yang tertukar memang telah terverifikasi dengan akurasi 99,99 persen.
Dalam pernyataan resminya, Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, menyatakan bahwa kedua belah pihak keluarga menerima hasil tes DNA ini dengan hati yang besar.
“Setelah proses mediasi yang dilakukan oleh Puslabfor Bareskrim, kami bersyukur dengan rahmat Allah SWT karena masing-masing pihak bisa menerima hasil ini dengan kebahagiaan yang luar biasa,” kata Kapolres Rio di kantornya, Jumat (25/8).
Proses penyelesaian kasus ini melibatkan kerjasama dari berbagai pihak terkait. Kepolisian telah melakukan mediasi intensif antara kedua keluarga bayi yang tertukar dan berhasil mencapai kesepakatan yang menguntungkan semua pihak.
“Kami telah melalui serangkaian langkah, dari tahap penyelidikan, pengumpulan bukti dari para saksi, pemeriksaan terperinci terhadap rumah sakit, serta seluruh petugas kesehatan yang hadir saat peristiwa terjadi,” ungkap Kapolres Rio.
Hasil tes DNA yang dilakukan di Puslabfor Bareskrim Mabes Polri akhirnya mengkonfirmasi bahwa bayi-bayi tersebut memang tertukar. Dengan dukungan data yang kuat, tes silang tersebut menghasilkan tingkat kecocokan 99,99 persen.
Kapolres Rio juga menjelaskan bahwa dalam kasus ini, dua bayi yang tertukar kini memiliki tiga orang tua. Selain orang tua biologis dan orang tua yang membesarkan mereka selama ini, kedua bayi tersebut juga diangkat menjadi anak angkat oleh Polres Bogor.
“Dalam pertemuan tersebut, kami telah memutuskan bahwa tanggung jawab pembesaran dan pengasuhan kedua anak ini akan menjadi tugas orang tua baru mereka, yang juga merupakan orang tua biologis. Selain itu, kedua bayi ini juga secara resmi diangkat menjadi anak angkat oleh Polres Bogor,” jelas Kapolres Rio.
sumber berita: berbagai sumber
