triggernetmedia.com – Bupati Landak periode 2017-2022 Karolin Margret Natasa menghadiri puncak perayaan Tahun Baru Imlek 2574 tahun 2023 di Kecamatan Ngabang, Mminggu (29/1/2023) malam. Sebagai informasi, puncak perayaan Imlek ini sendiri dihelat sejak 27-29 Januari 2023.
“Selamat Tahun Baru, Gong Xi Fa Cai, Wan Se Ru Yi untuk kita semua. Semoga ditahun kelinci air ini menjadi tahun pemulihan, tahun ekonomi yang baik, dan tahun kemakmuran terutama untuk Kabupaten Landak yang kita cintai ini,” ucap Karolin.
Dikesempatan ini, Karolin turut mengapresiasi atas dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Landak, dimana semasa menjabat sebagai Bupati Landak, dirinya menyebut masyarakat yang sangat mendukung penuh terhadap penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).
“Dan berkat dukungan tersebut Kabupaten Landak berhasil menangani Pandemi Covid-19 terbaik di Indonesia,” sebut Karolin.
“Saya minta maaf selama menjabat saya paling sering mengirim surat cinta untuk membatasi kegiatan aktivitas ekonomi di Kabupaten Landak. Bukan karena tidak sayang, bukan karena tidak mengerti, tapi karena perintah dari Pemerintah Pusat, dari bapak Presiden untuk menjaga keselamatan kita semua, atas dukungannya kami ucapkan terimakasih dan bahkan kita mendapatkan penghargaan dari Menteri Kesehatan untuk penanganan Covid-19 terbaik di Indonesia, kita peringkat empat dari kabupaten seluruh Indonesia,” sambung Karolin.
Dikesempatan yang sama, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Cornelis turut mengucapkan selamat atas terselenggaranya puncak perayaan Tahun Baru Imlek 2574. Mantan Gubernur Kalbar dua periode ini juga mengingatkan masyarakat untuk menjadi pemilih yang aktif pada pemilu 2024 mendatang, karena pelaksanaan pemilu sebenarnya sudah bejalan di tahun 2023 ini.
“Sekarang ini Lembaga-lembaga Ad Hoc di Kecamatan sudah terbentuk, oleh karena itu kepada masyarakat dalam rangka menghadapi pemilu 2024 ini, tolong KTP dan KK benahi secara benar dan jangan sampai kita tidak tercatat. Nanti ketika daftar pemilih diberikan kepada KPU nama kita tidak ada, ketika dicek ternyata namanya belum terdaftar,” pesan Cornelis.




