triggernetmedia.com – Kemiskinan merupakan masalah multidimensi yang memerlukan penanganan secara terpadu dan menyeluruh berbagai sektor. Kemiskinan terjadi bukan semata karena kurangnya pendapatan, tetapi juga karena tidak terpenuhnya hak-hak dasar masyarakat miskin untuk mempertahankan dan memenuhi kehidupan yang bermartabat sebagai bagian dari hak manusia yang paling asasi.
Hal ini disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Landak Alexander, mewakili Pj Bupati Landak, pada pembukaan Rapat Koordinasi Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Landak Tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Bappeda Kabupaten Landak dan dihadiri oleh Tim Koordinasi Program Keluarga Harapan Kabupaten Landak, di Aula Bappeda Kabupaten Landak. Kamis (8/12/2022).
“Pelaksanaan rakor ini sangat penting untuk dilakukan agar secara bersama-sama kita dapat membicarakan perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi berbagai program pembangunan, secara khusus masalah penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Landak,” kata Alexander.
Alexander berharap Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai salah satu program penanggulangan kemiskinan yang bersumber dan dibiayai oleh pemerintah pusat dapat bersinergi dengan berbagai kegiatan penanggulangan kemiskinan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah.
“Untuk itu diperlukan koordinasi lintas sektoral antar stakeholder terkait, karena penyaluran PKH bagi masyarakat yang membutuhkan juga merupakan pekerjaan mulia yang harus segera dituntaskan,” ujarnya.
Tim Koordinasi PKH yang terdiri dari berbagai organisasi lintas sektoral untuk diminta mengkoordinasikan kegiatan lintas OPD dalam kegiatan penanggulangan kemiskinan, melakukan update data penduduk miskin penerima PKH bersama dengan OPD teknis dapat memantau dan mengevaluasi proses pelaksanaan penyaluran dana PKH yang ada di Kabupaten Landak.
Pemerintah Daerah mendorong OPD teknis untuk mengalokasikan dana sharing bagi kelancaran pelaksanaan kegiatan PKH. Sinergitas antara pemangku kepentigan khususnya Dinsos P3AKB Kabupaten Landak, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Landak, Pemerintah Kecamatan hingga Pemerintah Desa/Kelurahan dengan tenaga pendamping PKH harus diperkuat agar data penerima manfaat program ini dapat lebih actual dan tidak tumpeng tindih dan program bantuan ini dapat tersalurkan kepada masyarakat yang berhak menerimanya.
“Serta target graduasi harus ditingkatkan untuk tahun yang akan datang dan dilakukan secara terukur dan sistematis melalui pendampingan para SDM PKH,” harap Alexander.
Kepada para pendamping PKH yang ada di Kabupaten Landak diminta untuk mendorong para penerima manfaat PKH memanfaatkan bantuan yang ada tersebut untuk meningkatkan taraf kesehatan keluarga.
Alexander juga menekankan kepada para keluarga penerima PKH agar memanfaatkan dana tersebut untuk peningkatan kualitas pendidikan anak-anaknya sehingga bisa masuk ke level pendidikan yang lebih tinggi.
“Kita ingin mengarahkan para penerima PKH untuk mewujudkan kemandirian ekonomi sehingga tidak terus bergantung pada bantuan sosial, serta mengimbau kepada para penerima manfaat PKH agar bisa mengelola uang yang diberikan sesuai dengan peruntukannya, jangan sampai digunakan untuk hal-hal yang bersifat konsumtif,” pesannya.
“Melalui PKH ini harapan kita angka kemiskinan di kabupaten Landak dapat terus mengalami penurunan yang signifikan setiap tahunnya,” timpal Alexander memungkasi.

