triggernetmedia.com – Bupati Landak Karolin Margret Natasa melakukan sosialisasi penurunan angka stunting melalui 10 program pokok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Desa Selutung.
Desa Selutung merupakan desa binaan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Landak di Kecamatan Mandor yang dikarenakan angka stunting di desa Selutung tinggi yakni 30 persen.
Bupati Landak Karolin Margret Natasa menegaskan asupan makanan untuk ibu hamil, ibu melahirkan dan ibu menyusui harus makanan yang sehat dan begizi sangat penting. Karena menurutnya para ibu-ibu memerlukan nutrisi yang cukup untuk kebutuhan anak-anaknya.
“Jadi ibu hamil, ibu menyusui dan ibu yang punya anak harus makan sehat, rajin kontrol serta minum vitamin. Dengan kemajuan pengetahuan dan teknologi saat ini kita diajarkan makan jangan asal kenyang, tetapi makan itu harus bergizi sehingga makan itu selain nasi harus dilengkapi lauk pauk seperti sayur, ikan, ayam, nah untuk itu mari kita coba menyediakan sumber protein yang murah dan terajangkau di desa,” ucap Karolin, Selasa (26/4/2022).

Sebelulumnya hal tersebut juga disampaikan Bupati Karolin dalam sosialisasi penurunan angka stunting melalui 10 program pokok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Desa Selutung, Kecamatan Mandor, pada Senin (25/4/2022).
Desa Selutung merupakan desa binaan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Landak. Sementara di Kecamatan Mandor angka stunting di desa Selutung tinggi yakni 30 persen.
Melalui sosialisasi Stunting, Bupati Karolin meminta agar anak-anak boleh diberi makan setelah usia enam bulan dan untuk yang usia dibawah enam bulan anak-anak cukup diberi Air Susu Ibu (ASI).
Selain itu, Bupati Karolin berpesan untuk mengatasi stunting bukan hanya tanggung jawab para ibu saja, tetapi menjadi tanggung jawab keluarga.
“Oleh karena itu ibu menyusui harus makan nyaman dan bergizi, agar ASInya ada gizinya bukan cuma air saja. Sebelum anak usia enam bulan tidak boleh diberi pisang, kole-kole cukup dengan ASI saja, karena jika diberi makanan pada uasia sebelum enam bulan akan mengganggu pencernaan pada anak,” ujar Karolin.
Pada kesempatan ini Bupati Karolin juga memberikan bantuan benh sayur kepada masyarakat desa Selutung, serta memberikan makanan tambahan dan vitamin untuk ibu hamil, ibu meyusui, bayi dan balita.




