banner 120x600 banner 120x600

Pandemi COVID-19 di Indonesia Lebih Baik dari Negara Tetangga

Menkes Budi Gunadi Sadikin.
banner 468x60

triggernetmedia.com – Penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia memang belum sempurna. Namun menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, kondisi di Indonesia masih lebih baik daripada negara-negara tetangga.

“Indonesia menjadi salah satu negara yang relatif jauh lebih baik dibandingkan negara-negara lain termasuk negara-negara tetangga kita,” ujarnya dalam keterangan pers Rapat Terbatas Evaluasi PPKM, melansir suara.com, Senin (4/4/2022).

Kendati demikian, ia mengatakan, pemerintah akan tetap berhati-hati dan selalu mengamati perkembangan global terhadap varian baru COVID-19.

“Pemerintah menyadari bahwa lonjakan kasus yang tinggi selalu terjadi dengan adanya varian baru, sehingga kami selalu memonitor varian baru yang ada,” tuturnya.

Baca juga  Pemerintah Mulai Bikin Roadmap Hidup Bersama Covid-19, Nanti ke Mana-mana Harus Screening

Ia menyampaikan lonjakan kasus yang terjadi di Eropa dan China saat ini disebabkan oleh varian baru, yakni Omicron BA.2. Varian ini juga sudah masuk Indonesia dan sudah menjadi varian yang dominan.

“Kami beruntung dengan kondisi imunitas masyarakat Indonesia yang cukup tinggi sehingga varian baru ini tidak menyebabkan adanya lonjakan kasus di Indonesia,” ucapnya.

Dengan kondisi imunitas masyarakat yang tinggi, ia menyampaikan, pemerintah optimistis bahwa masyarakat bisa melakukan aktivitas secara lebih bebas.

Artinya 86,6 persen penduduk Indonesia memiliki kekebalan terhadap COVID-19 itu pada bulan tersebut. Namun seiring dengan masih dilakukannya vaksinasi COVID-19 maka jumlah penduduk yang memiliki kekebalan terhadap COVID-19 akan semakin bertambah.

Di tengah kondisi imunitas masyarakat yang tinggi, ia menyampaikan bahwa pemerintah mengizinkan masyarakat untuk melakukan mudik pada Idul Fitri 1443 Hijriah.

Baca juga  Soal Pembukaan Sekolah, Kemendikbud Ingatkan Lagi Penerapan SKB 4 Menteri

“Pemerintah merasa yakin bahwa kita bisa melakukan aktivitas secara lebih bebas,” katanya.

Di samping itu, lanjut dia, pelaksanaan mudik tahun ini juga menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo, bahwa masyarakat diperbolehkan kembali menikmati Bulan Ramadhan dan mudik Lebaran.

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.