triggernetmedia.com – Bupati Landak Karolin Margret Natasa menyatakan permohonan maaf kepada masyarakat atas keterlambatan datangnya vaksin untuk masyarakat. Padahal, menurutnya antusias masyarakat sangat baik untuk mendapatkan vaksin COVID-19 di kabupaten itu.
Namun, dirinya juga mengakui ada kendala yang dihadapi atas lambatnya distribusi vaksin ke kabupaten Landak.
“Saya bersyukur di kabupaten Landak ini masyarakatnya mau divaksin, tetapi vaksinnya yang datang sering terlambat. Jadi yang belum bisa vaksin hari ini mohon bersabar dan saya mohon maaf karena vaksin ini datangnya dari Jakarta, namun nanti akan ada lagi vaksin berikutnya,” kata Karolin di sela meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dosis pertama di PTPN XIII, Desa Amboyo Inti, Kecamatan Ngabang, kabupaten Landak.
Bupati Karolin menjelaskan, kekinian masyarakat yang sudah melaksanakan vaksinasi di kabupaten Landak sudah mencapai 41 persen lebih dengan target yang dikejar hingga di atas 70 persen.
“Saat ini anak-anak sudah mulai masuk sekolah tatap muka, walaupun masih terbatas. Tetapi jika vaksinasi kita sudah mencapai 70 persen anak-anak bisa beraktifitas kembali seperti semula,” ujar Karolin.
Pada Pelaksanaan vaksinasi di PTPN XIII ini, total vaksin yang digunakan sebanyak 60 vial, terdiri dari masyarakat umum 615 orang, karyawan 55 orang, lansia 51 orang, pralansia 43 orang dan yag ditunda ada 80 orang.
Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di PTPN XII secara umum diperuntukan untuk karyawan, masyarakat umum dan lansia dengan total jumlah vaksin sebanyak 1000 vaksin dengan jenis vaksin AstraZaneca.

