Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Headline

Kondisi Terkini Afghanistan Era Taliban, Jaksa Najla Ayoubi: Kami Tidak Bisa Bernapas

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
10 November 2021
in Headline, Internasional, News, Sorotan, Sospolhukam
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Najla Ayoubi mengungkapkan kondisi yang kini terjadi terhadap perempuan di Afghanistan sejak Taliban berkuasa pada Agustus tahun ini.

Najla Ayoubi mengungkapkan jika kondisi warga di Afghanistan sangat tertekan sejak Taliban mengambil alih negara tersebut,

“Kami tidak bisa beraktifitas.. bahkan kami tidak bisa bernapas…kami kehilangan negara, kami tidak tahu mau kemana,” jelas Najla saat forum Asia Democration Nation, Selasa (9/11/2021).

Taliban berhasil menguasai Afghanistan pada 15 Agustus setelah menduduki istana kepresidenan Kabul dan Presiden Ashraf Ghani meninggalkan negara.

Pengambilihan tersebut juga terjadi setelah pasukan barat pimpinan Amerika Serikat meninggalkan Afghanistan.

Sejak saat itu, ribuan warga berebut untuk keluar dari Afghanistan dan sempat terjadi kekacuan di Bandara Internasional Hamid Karzai.

Najla Ayoubi saat diskusi online Asia Democracy Network.[ADN]
Najla Ayoubi saat diskusi online Asia Democracy Network.[ADN]

“Taliban juga menyuruh semua foto yang terpasang di dinding harus dilepas,” jelas Najla.

Sejak kembali berkuasa, Taliban menebar janji akan membentuk pemerintahan yang lebih moderat, bahkan menghormati hak-hak perempuan.

Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid dalam konferensi pers di Kabul, Selasa (17/8/2021) mengungkapkan jika Taliban akan menghormati hak-hak perempuan.

“Hak-hak perempuan akan dihormati. Mereka boleh bekerja, belajar dan aktif bermasyarakat tetapi menurut syariat Islam,” kata Mujahid.

Sebulan setelah kembali menduduki Afghanistan, Taliban resmi mengumumkan kabinet yang ternyata diisi oleh para tokoh yang semuanya laki-laki.

“Saya tidak menyebutnya pemerintahan, mereka adalah kelompok,” jela Najla dalam pertemuan online tersebut.

Sanjar Sohail, jurnalis dan aktivis senior Afghanistan juga meragukan pemerintahan yang dibentuk oleh Taliban saat ini.

“Ada lima orang paling dicari di dalam kabinet Taliban,” jelas Sohail.

Salah satu yang menduduki posisi penting di kabinet Taliban adalah Sirajuddin Haqqani. Ia diangkat menjadi Menteri Dalam Negeri.

Haqqani masuk dalam daftar orang paling dicari oleh Biro Penyidik Federal Amerika (FBI) dan kini menduduki posisi yang penting di dalam kabinet.

“Bagaimana bisa ada orang yang paling dicari oleh FBI dan duduk di kementerian yang menjaga keamanan untuk dalam negeri?” jelas Sohail.

 

Komunitas Internasional

Berbicara mengenai harapannya untuk Afghanistan kedepannya, Najla Ayoubi sangat berharap kepada komunitas internasional.

“Kelompok ini kini memiliki teritori, mereka punya power untuk memengaruhi kelompok teroris lain, bukan hanya di Indonesia bahkan dunia,” jelas Najla.

Najla mengungkapkan jika ia khawatir bahwa Taliban akan melakukan balas dendam kepada Afghanistan dan bahkan dunia.

“Saya harap komunitas internasional bisa melihat ini dan sadar akan konsekuensinya untuk keamanan dunia,” jelas Najla.

Hakim Najla Ayoubi kini tinggal di pengasingan di Amerika Serikat. Ia melarikan diri dari Afghanistan setelah Taliban kembali berkuasa.

Seperti diketahui, Ayoubi adalah aktivis hak asasi manusia yang memainkan peran besar dalam proses pembuatan konstitusi Afghanistan.

Ayoubi juga merupakan Jaksa Senior di Kejaksaan Agung Afghanistan, Jaksa Negara Provinsi Parwan, dan hakim di Pengadilan Provinsi Parwan.

 

Sumber : Suara.com

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: AfghanistanAfghanistan Dikuasai TalibanNajla AyoubiTaliban
Previous Post

Resmikan Tugu Api di Kemhan, Jokowi: Salah Satu Pengingat Kobaran Semangat

Next Post

Jumlah Orang di Dunia Terancam Kelaparan Melonjak, Afghanistan Terparah

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Next Post

Jumlah Orang di Dunia Terancam Kelaparan Melonjak, Afghanistan Terparah

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Disdikbud Pontianak Ajak Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Disdikbud Pontianak Ajak Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

12 Juli 2026
Pengusutan Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti pada Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Pengusutan Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti pada Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

11 Juli 2026
Komisi III Bentuk Panja Awasi Kasus Febrie Adriansyah dan Tiga Perkara Korupsi

Komisi III Bentuk Panja Awasi Kasus Febrie Adriansyah dan Tiga Perkara Korupsi

11 Juli 2026
Kasus Tipikor Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Cederai Kepercayaan Publik Terhadap Penegakan Hukum

Kasus Tipikor Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Cederai Kepercayaan Publik Terhadap Penegakan Hukum

11 Juli 2026

Recent News

Disdikbud Pontianak Ajak Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Disdikbud Pontianak Ajak Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

12 Juli 2026
Pengusutan Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti pada Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Pengusutan Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti pada Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

11 Juli 2026
Komisi III Bentuk Panja Awasi Kasus Febrie Adriansyah dan Tiga Perkara Korupsi

Komisi III Bentuk Panja Awasi Kasus Febrie Adriansyah dan Tiga Perkara Korupsi

11 Juli 2026
Kasus Tipikor Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Cederai Kepercayaan Publik Terhadap Penegakan Hukum

Kasus Tipikor Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Cederai Kepercayaan Publik Terhadap Penegakan Hukum

11 Juli 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development