triggernetmedia.com – Badan Aksesibilitaas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo RI bekerja sama dengan pemerintah kabupaten akan membangun 102 Base Transceiver station (BTS) 4G di Kabupaten Ketapang.
“Pembangunan tower telekomunikasi itu akan menyasar desa yang belum mendapat akses sinyal internet,” ungkap Plt Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Ketapang Nugroho Widyo Sistanto, Selasa (2/11/2021).
Dikatakan, program tersebut sudah dilaksanakan sejak tahun 2012. Kekinian sudah 22 menara BTS yang rampung dibangun. Pengusulan ini terus disampaikan, mulai tahun 2021, yang rencananya ada 97 desa yang akan dibangun termasuk juga keberadaan Menara induk.
“Selain menara-menara yang ada di desa, dibangun juga Menara POI dan menara lainnya, sehingga untuk di Ketapang direncanakan sekitar 102 lokasi pembangunan,” jelas Nugroho.
Masyarakat terutama pemerintah desa diharapkan mendukung pembangunan tersebut. Pembanguan tower BTS pada program ini berbeda dari pembangunan vendor pada umumnya.
“Jadi pembangunan menara ini berbeda seperti menara yang dibangun vendor lainnya, jadi tidak ada ganti rugi lahan dalam program bantuan yang diperebutkan se-Indonesia ini,” kata Nugroho.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang Alexander Wilyo menyatakan, bantuan program kontribusi pelayanan umum yang dikelola BAKTI Kominfo RI ini menjadi yang terbanyak di Kalimantan Barat.
“Bantuan ini merupakan yang terbanyak di Kalimantan Barat. Harapannya, selain rencana 102 titik pembangunan, dan dipastikan akan dibangun sekitar 70-an titik, dan sudah didatangkan material sekitar 43 BTS,” ujarnya.
Alex berharap program ini terus berlanjut di tahun depan. Tidak hanya untuk membantu desa, tetapi juga jika memungkinkan bisa dibangun sampai ke dusun-dusun.
“Para kepala desa dan perangkatnya harus dapat mendukung penuh program tersebut. Sebab akses internet saat ini sangat banyak manfaatnya,” ujarnya.
“Kegiatan ini tidak ada ganti rugi lahan, jadi kepala desa jangan mempersulit tapi hendaknya mendukung,” kata Alex menambahkan.
Pejabat Skretaris Daerah Kabupaten Ketapang ini menegaskan tidak ada biaya apapun dalam hal penetapan lokasi pembangunan tower BTS.
“Tidak ada setor sekian untuk dapatkan menara, kalau ada kejadian, desa harus menyetor duit untuk membangun menara, silakan lapor saja ke polisi, untuk kelancaran pembangunan ini marilah kita saling mendukung. Nantinya masyarakat juga yang akan memanfaatkan internet sebaik mungkin untuk kegiatan dan hal positif,” tandas Alex.
Pewarta : Jhon
Editor : Ariz



