Sutarmidji: Hilangkan Sekat Perbedaan, Gunakan Pola Pikir NKRI Dalam Membangun Kalbar

  • Bagikan
Gubernur Kalbar, Sutarmidji, membuka kegiatan Seminar Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93 oleh Wanita Katolik Republik Indonesia yang mengangkat tema "Meningkatkan Peran Wanita Katolik Republik Indonesia Merajut Persaudaraan di Kalimantan Barat" di Hotel Grand Mahkota Pontianak, Jumat (22/10/2021).
banner 468x60

triggernetmedia.com – Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji menyatakan, di Kalbar terdiri dari beragam suku, budaya, dan agama. Keberagaman tersebut tentunya harus tetap dijaga dan sebagai wadah untuk menjalin silaturahmi. Hal ini disampaikannya saat membuka kegiatan Seminar Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93 oleh Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) yang mengangkat tema “Meningkatkan Peran Wanita Katolik Republik Indonesia Merajut Persaudaraan di Kalimantan Barat” di Hotel Grand Mahkota Pontianak, Jumat (22/10/2021).

“Saat berbicara tentang kesejahteraan dan kemajuan daerah, saya berharap kita dapat menghilangkan sekat-sekat perbedaan dengan menggunakan pola pikir NKRI. Kondusifitas ini, dibutuhkan untuk membangun Kalbar,” kata Sutarmidji.

Seminar ini diharapkan menghasilkan ide-ide program untuk wanita Katolik di kemudian hari, seperti percepatan membangun Kalbar tanpa batasan etnis dan agama, tetapi berfikir untuk kesejahteraan bersama.

Baca juga  BKOW Siap Bersinergi Dengan Pemerintah Daerah

“Semua pihak harus bersama-sama membangun NKRI,” ujar Sutarmidji.

Wanita Katolik diminta selalu melihat data saat ingin melaksanakan suatu kegiatan agar dapat menentukan langkah yang akan diambil.

“Sebab hal ini merupakan suatu pola yang penting dan etos kerja harus menjadi perhatian,” kata Sutarmidji.

Lebih lanjut Sutarmidji berharap organisasi kemasyarakatan Wanita Katolik Republik Indonesia dapat berpartisipasi mengadakan kegiatan vaksinasi massal.

“Pemerintah akan mendukung kegiatan tersebut karena vaksinnya tersedia,” tandasnya.

Wanita Katolik Provinsi Kalimantan Barat merupakan organisasi sosial keagamaan yang  berperan aktif membantu pemerintah dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kalbar, khususnya dalam hal mewujudkan masyarakat Kalbar dan umumnya Indonesia untuk selalu hidup berdampingan denga damai dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berlandaskan ajaran sosial gereja.

Baca juga  Tinjau Posko Korban Kecelakaan Kapal Laut, Sutarmidji Harap Masih Ada Korban Selamat

Peserta yang diundang mengikuti kegiatan ini berjumlah 135 orang. Terdiri dari pengurus Wanita Katolik DPD Kalbar sebanyak 35 Orang, Wanita Katolik RI Dewan Pengurus Cabang Kota dan Kubu Raya sebanyak 50 Orang dan Organisasi Keagamaan lainnya di Kalbar sebanyak 50 orang yang mengikuti melalui aplikasi Zoom Meeting.

Turt hadir Ketua BKOW Kalbar yang juga merupakan Anggota DPD RI, Erlinawati, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kalbar, Natalia Karyawati, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi Kalbar, Alexander Rombonang.  (*)

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *