triggernetmedia.com – Wakil Presiden RI, K.H. Ma’ruf Amin mengapresiasi Kepala Daerah serta masyarakat atas keberhasilan dalam menyelenggarakan Pilkada pada tanggal 9 Desember Tahun 2020 lalu.
“Ada 270 daerah dengan tingkat partisipasi 76,09 persen secara keseluruhan pilkada berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali, walaupun dalam kondisi pandemi Covid-19,” sebutnya pada Peringatan Hari Otonomi Daerah XXV Tahun 2021 yang digelar secara virtual, Senin (26/4/2021).
Peringatan Hari Otonomi Daerah XXV Tahun 2021 tahun ini mengusung tema “Bangun Semangat Kerja dan Tingkatkan Gotong Royong di Masa Pandemi Covid-19, untuk Masyarakat Sehat, Ekonomi Daerah Bangkit, dan Indonesia Maju”.
Dengan peringatan Hari Otda ini, sambung Ma’ruf, menjadi momentum yang tepat bagi pemerintah melihat kembali dinamika dan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah di masa yang akan datang.
“Secara filosofi kebijakan otonomi daerah dimaknai sebagai mekanisme penyelenggaraan pemerintah dan pemerintah pusat memberikan kewenangan khusus kepada pemerintah daerah untuk mengurus dan mengatur urusan-urusan tertentu secara mandiri,” ujarnya.
Ma’ruf Amin menegaskan, penyelenggaraan Hari Otda juga merupakan suatu bentuk pengakuan pemerintah pusat terhadap kemandirian pemerintah daerah, guna mendekatkan layanan kepada masyarakat.
“Dalam meningkatkan daya saing daerah, melalui pemberdayaan masyarakat dan pemerintah daerah dalam rangka mencapai tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya memungkas.
Wakil Gubernur Kalbar, H. Ria Norsan berharap, Pemerintah Pusat tetap menjaga konsistensinya dalam memberikan kewenangan kepada Pemerintah Daerah.
“Mudah-mudahan Pemerintah Pusat tetap konsisten dalam rangka memberikan kewenangan kepada Pemerintah Daerah untuk dapat berkarya dan berinovasi dalam mengembangkan daerahnya masing-masing,” ujar Norsan usai menghadiri Hari Otonomi Daerah ke-XXV Tahun 2021 secara virtual di Ruang Data Analitik, Kantor Gubernur Kalbar.
Turut hadir Ketua DPRD Kalbar, M. Kebing. L, dan Wakil Kejaksaan Tinggi Kalbar, Juniman Hutagaol. (*)




