triggernetmedia.com – Analisis BMKG Staklim Mempawah menyebut, curah hujan di wilayah Kalimantan Barat pada dasarian I (tanggal 1-10) April 2021 secara umum berkisar antara 0-100 mm/dasarian dengan intensitas rendah hingga menengah di seluruh wilayah Kalimantan Barat.
“Sifat hujan secara umum bersifat Bawah Normal,” kata Forecaster On Duty BMKG Staklim Mempawah Ade Maya Ashari dan Retno Nur Wulan Suci melalui kanal resmi info iklim Kalbar. Sabtu (10/4/2021).
Dijelaskan, monitoring hari tanpa hujan di Kalimantan Barat secara umum berada pada kategori masih ada hujan hingga Menengah (11-20 hari). Sedangkan hari tanpa hujan terpanjang terjadi di Kabupaten Mempawah (Sadaniang) sepanjang 18 hari.
Prospek
Kondisi dinamika atmosfer terkini, meliputi:
• ENSO : -0.61⁰C (La Nina Lemah)
• IOD : 0.06⁰C (Netral)
• Anomali Suhu muka laut : -0.25 s.d +0.25⁰C (Netral)
• Angin lapisan 850 mb : Aliran massa udara di wilayah Kalimantan didominasi oleh angin baratan dan terdapat pola angin siklonik di bagian utara Kalimantan, menyebabkan adanya potensi pertumbuhan awan konvektif
Kondisi angin lapisan 850 mb menunjukkan adanya peningkatan potensi pertumbuhan awan, mengakibatkan curah hujan berpotensi meningkat di wilayah Kalimantan Barat pada awal dasarian II April 2021.
Prakiraan Curah Hujan :
Dasarian II (tanggal 11-20) April 2021 diprakirakan secara umum berkisar antara 50-100 mm/dasarian dengan kategori hujan Menengah. Potensi hujan di prakirakan meningkat pada awal dasarian dan mulai berkurang pada pertengahan hingga akhir dasarian II. Secara umum, curah hujan di wilayah hulu Kalimantan Barat diprakirakan lebih tinggi dibanding wilayah lainnya.
Rendahnya curah hujan saat ini hingga akhir dasarian II April 2021 perlu diwaspadai. Masyarakat dan instansi terkait diimbau untuk selalu siaga serta mengantisipasi adanya kemunculan asap dan titik panas terutama pada pertengahan hingga akhir dasarian II April 2021.
Sumber : BMKG

