triggernetmedia.com – Seorang anggota Pemadam Kebakaran (damkar) Mitra Bhakti, Teddy (23), mengalami musibah kecelakaan. Tedddy terjatuh dari kendaraan damkar akibat terkena kabel yang melintang sepulang dari memadamkan kebakaran di Jalan Johar pada Senin (5/4/2021) lalu. Teddy kini tengah menjalani operasi di Rumah Sakit Umum (RSU) St Antonius pada Rabu (7/4/2021).
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono pun membesuk Teddy yang usai menjalani operasi. Dirinya menyatakan, akan menanggung biaya operasi Teddy yang mengalami musibah saat menjalankan tugas kemanusiaan ketika tengah memadamkan peristiwa kebakaran.
“Beliau relawan yang berdedikasi. Kita juga mengucapkan terima kasih pada damkar-damkar swasta yang selama ini sudah membantu pemerintah,” ucapnya.
Edi berharap Teddy segera pulih dan dapat kembali beraktivitas. Terkait penyebab jatuhnya Teddy yang menjadi korban akibat kabel yang melintang di jalan, ia meminta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pontianak untuk melakukan investigasi pemilik kabel. Dia mengingatkan kepada perusahaan atau BUMN yang memiliki kabel untuk memastikan kabel-kabel yang ada agar tidak membahayakan pengguna jalan terutama kabel yang melintang di jalan.
“Kita minta pemilik kabel mempertanggungjawabkannya. Kita juga minta kabel-kabel yang ada dirapikan supaya kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.
Ketua Umum Damkar Mitra Bhakti, Ali Halim menerangkan kronologis kejadian hingga anggotanya jatuh dari kendaraan damkar. Musibah terjadi setelah selesai penanganan kebakaran di Jalan Johar saat dalam perjalanan pulang. Kendaraan damkar berencana mengisi tangki kembali sebagai persiapan untuk cadangan.
“Pada saat pulang ada kabel yang melintang hingga mengakibatkanTeddy terjatuh dan menjadi korban,” ungkapnya.
Teddy mengalami luka di leher dan jatuh terbentur di aspal sekira 2 meter dari kendaraan. Korban mengalami cedera serius dan keretakan di tengkorak kepala sehingga harus dioperasi.
“Operasinya memakan waktu sekitar dua jam. Kondisi korban cukup stabil,” kata Ali.
Teddy berusia 23 tahun dan pekerjaan sehari-harinya sebagai guru honorer di SMKN 4. Di waktu luangnya dimanfaatkan untuk membantu damkar Mitra Bhakti memadamkan kebakaran.
“Sebagai pekerja sosial sudah 3 tahun lebih bergabung di damkar,” kaya Ali.
Pewarta : Dhesta
Editor : Ariz



